Inflasi Terkendali, Pemkab Sumenep Terus Galakkan Operasi Pasar Selama Ramadhan

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Demi menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan terus melakukan langkah strategis dengan menggelar operasi pasar murah, di areal timur Taman Potre Koneng, Keraton Sumenep.

Operasi pasar murah tersebut menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

Operasi pasar yang terus digalakkan diharapkan bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, operasi pasar ini bertujuan untuk menekan angka inflasi dan kemiskinan di Kabupaten Sumenep,” kata Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep Dadang Dedy Iskandar di sela-sela pasar murah, Kamis (06/03/2025).

Dadang menyebut, operasi pasar diadakan dua kali dalam seminggu selama Ramadan ini, bahkan untuk membantu masyarakat pasar murah juga dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

“Gerakan pangan murah serta pasar murah sebagai langkah antisipasi kenaikan harga selama Ramadan,” ujarnya.

Kata dia, operasi pasar menawarkan harga lebih murah dibanding harga pasar dengan selisih sekitar Rp2.000,- hingga Rp3.000,- perkilogram, di antaranya beras premium Rp71.000,- per 5 kilogram atau Rp14.200,- perkilogram, selanjutnya, minyak goreng subsidi Rp15.000,- perliter dan minyak goreng premium Rp17.500,- perliter.

“Kami menjual beras premium dari Bulog sebanyak satu ton, sementara beras SPHP yang baru keluar digunakan untuk operasi pasar dengan stok setengah ton, sedangkan minyak goreng Bulog juga tersedia sebanyak 200 liter dengan harga lebih terjangkau,” katanya.

Pemerintah membatasi jumlah pembelian untuk memastikan pemerataan, dengan ketentuan setiap pembeli hanya bisa mendapatkan satu liter minyak goreng subsidi, sementara untuk minyak premium bisa membeli maksimal dua liter.

“Mekanisme ini juga dilengkapi dengan tanda tinta bagi masyarakat yang telah berbelanja, guna menghindari pembelian ganda atau berulang,” tuturnya.

Operasi pasar berlangsung hingga Ramadan dengan total sekitar delapan kali pelaksanaan di beberapa titik di sejumlah kantor kecamatan, tujuannya guna  membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menekan inflasi di Kabupaten Sumenep.

“Kami untuk memastikan pasokan stabil,  bekerja sama dengan Bulog Wilayah Madura dalam penyediaan berbagai komoditas,” pungkas Dadang Dedy Iskandar.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Soft Opening, HM Cafe & Billiard Sumenep Diharapkan Jadi Khazanah Lahirnya Atlet Biliar dan Penggerak Ekonomi Daerah
Melalui Pendataan Berkala dan Akurat, Pemdes Tobai Tengah Sampang Hadirkan Bantuan yang Lebih Merata
Kampung Semarak DRT Hadir di Sumenep, Sajikan Hiburan Gratis, Bazar UMKM, dan Doorprize Meriah
BRI Sumenep Tegaskan Integritas dan Zero Tolerance Fraud di Tengah Upaya Jaga Kepercayaan Publik
Tak Hanya Menyehatkan, Soekarno Fun Run 2026 di Sumenep Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan Pembawa Berkah
PT Singo Pakso Jaya Abadi Buka Lowongan Admin Perempuan, Kesempatan Emas bagi Pencari Kerja di Pamekasan
Kopi Peceng Dekat Lampu Merah di Depan Dealer Honda Sinar Baru Sumenep Tak Ada Duanya
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WIB

Soft Opening, HM Cafe & Billiard Sumenep Diharapkan Jadi Khazanah Lahirnya Atlet Biliar dan Penggerak Ekonomi Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:07 WIB

Melalui Pendataan Berkala dan Akurat, Pemdes Tobai Tengah Sampang Hadirkan Bantuan yang Lebih Merata

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:59 WIB

Kampung Semarak DRT Hadir di Sumenep, Sajikan Hiburan Gratis, Bazar UMKM, dan Doorprize Meriah

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:50 WIB

BRI Sumenep Tegaskan Integritas dan Zero Tolerance Fraud di Tengah Upaya Jaga Kepercayaan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:53 WIB

Tak Hanya Menyehatkan, Soekarno Fun Run 2026 di Sumenep Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan Pembawa Berkah

Berita Terbaru