Menuju Kota Anti Korupsi 2025, KPK Gelar Bimtek Antikorupsi di Kota Blitar

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) antikorupsi di Kota Blitar, Rabu, (16/04/2025).

Acara ini berlangsung di Gedung Kusumo Wicitro dan menjadi langkah awal dalam mewujudkan Blitar sebagai Kota Antikorupsi tahun 2025.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 40 pasangan peserta, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar, Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para Camat se-Kota Blitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah sesi pertama bersama unsur pemerintah daerah, kegiatan dilanjutkan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha.

Bimtek ini merupakan bagian dari strategi nasional pencegahan korupsi, dengan harapan mampu menumbuhkan budaya integritas serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di tingkat daerah.

Pelaksana harian (Plh) Direktur pembinaan peran serta masyarakat (permas) komisi pemberantas koropsi (KPK ) Friesmount Wongso,menegaskan pentingnya peran serta keluarga dan dunia usaha dalam menciptakan budaya antikorupsi.

“Kegiatan ini tidak hanya fokus pada aparatur sipil negara, tetapi juga melibatkan keluarga—terutama pasangan pejabat—agar bisa menjadi alat pengawasan di lingkungan rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti fenomena gaya hidup hedonis yang dapat menimbulkan kecurigaan publik dan berdampak negatif terhadap integritas pejabat publik.

“Kita sudah melihat banyak kasus yang melibatkan keluarga pejabat, baik dari segi perilaku maupun penggunaan harta yang mencolok,” tambahnya.

Ia berharap agar pelaku usaha tidak tergoda untuk menyuap atau mencoba memengaruhi pejabat publik demi kepentingan proyek.

“Kami ingin dunia usaha di Blitar menjalankan bisnisnya secara sehat, tanpa gratifikasi ataupun suap kepada siapa pun, termasuk anggota DPRD,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini, Friesmount Wongso,juga mengajak para pejabat untuk menunjukkan integritas mulai dari rumah tangga.

“Ibu rumah tangga, sebagai istri dan ibu dari anak-anak, punya peran luar biasa dalam membentuk nilai-nilai antikorupsi dalam keluarga,” katanya.

Selanjutnya Friesmount Wongso, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi.

“Terima kasih kepada teman-teman di Blitar yang terus berupaya menjadikan kota ini bersih dari korupsi. Ini harus menjadi catatan penting dalam membangun pemerintahan yang berintegritas.” ungkapnya.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan KPK dalam upaya menjadikan Blitar sebagai Kota Antikorupsi.

“Ini adalah momen penting bagi kami di Kota Blitar. Dengan adanya bimbingan teknis dan pendampingan dari KPK, kami semakin yakin bahwa Kota Blitar bisa menjadi contoh kota yang bersih, transparan, dan berintegritas,” ujar Mas Ibin.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk keluarga ASN dan pelaku usaha.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu-dua orang saja. Perubahan besar itu harus dimulai dari keluarga, dari rumah, dari hal-hal kecil yang jujur dan konsisten,” katanya.

Mas Ibin berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial semata, melainkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan masyarakat yang sadar hukum.

“Kalau kita ingin Blitar menjadi kota hebat di tahun 2025, maka kita harus mulai dari sekarang, bersama-sama, menjaga integritas,” tutupnya.

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar
Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!
Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa
Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah
Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah
Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah
DPRD-Pemkab Sumenep Sepakati APBD 2027, Anggaran Belanja Lebih Besar dari Pendapatan
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru