Lapor Mbak Wali 112 : Satpol-PP Kediri Amankan Pengemis Bawa Bayi laki-laki Dalam Kondisi Memprihatinkan

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Detikzone.id – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Kediri mengamankan seorang perempuan yang diduga melakukan aktivitas mengemis sambil membawa bayi laki-laki (2 bulan) dalam kondisi memprihatinkan di kawasan Perempatan Jalan Kawi, Kota Kediri, Jumat (9/5/2025) siang. Tindakan cepat ini dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat melalui layanan aduan Lapor Mbak Wali 112.

Perempuan yang diamankan diketahui berusia sekitar 30 tahun dan disapa dengan nama samaran “Melati”. Menurut keterangan resmi dari Kepala Satpol-PP Kota Kediri, Syamsul Bahri, melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum), Agus Dwi Ratmoko, laporan tersebut masuk sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti.

“Kami menerima laporan bahwa ada seorang perempuan sedang mengemis sambil membawa bayi yang kondisinya terlihat memprihatinkan. Petugas yang kami kirim ke lokasi mendapati bayi tersebut sedang mengalami kejang-kejang. Demi keselamatan si bayi, kami segera membawanya ke RS Kilisuci untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Agus saat dikonfirmasi jurnalis Detikzone.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus menambahkan bahwa perempuan tersebut saat ini sedang dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak Satpol-PP. Berdasarkan identitas yang tercantum di KTP, Melati berasal dari Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Namun, berdasarkan pengakuannya kepada petugas, ia saat ini berdomisili di wilayah Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

“Yang bersangkutan saat ini kami amankan dan mintai keterangan. Keterangan sementara menyebutkan bahwa ia tinggal di Kras. Namun kami masih perlu mendalami apakah ia merupakan bagian dari sindikat atau benar-benar dalam kondisi ekonomi terdesak,” tambah Agus.

Menanggapi kasus ini, Satpol-PP Kota Kediri segera melakukan koordinasi lintas sektor dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Tim Reaksi Cepat (TRC), dan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) untuk penanganan lanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan hak-hak anak terpenuhi dan memberikan perlindungan terhadap kemungkinan eksploitasi.

“Saat ini fokus utama kami adalah memastikan kondisi kesehatan bayi. Perempuan tersebut akan kami dampingi selama proses pemeriksaan di rumah sakit. Untuk langkah lanjutan, akan kami serahkan ke pihak PPA untuk dilakukan assessment secara menyeluruh,” tegas Agus.

Lebih lanjut kata dia, Melati di mintai keterangan sekaligus diantar pulang ke tempat kos yang bersangkutan di Tulungagung dan bayi di bawa pulang juga.

Kasus ini menambah daftar perhatian Pemerintah Kota Kediri terhadap fenomena eksploitasi anak di jalanan. Pemerintah mengimbau masyarakat dan mengajak untuk lebih aktif melaporkan jika menemukan kasus serupa melalui layanan Lapor Mbak Wali 112.

“Layanan ini ada agar warga bisa cepat bertindak dan pemerintah bisa cepat merespons. Prioritas diutamakan informasi yang darurat dan terima kasih kepada warga yang sudah peduli dan melaporkan kejadian ini,” pungkas Faisal, operator 112 Lapor Mbak Wali.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB