Berpotensi Ancam Jiwa Atlet, FPTI Audiensi DPRD Desak Pemkab Sampang Anggarkan Perawatan Wall Climbing

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Cabor FPTI Sampang saat audiensi bersama Komisi IV diruang Komisi Besar DPRD Kabupaten Sampang

Caption: Cabor FPTI Sampang saat audiensi bersama Komisi IV diruang Komisi Besar DPRD Kabupaten Sampang

SAMPANG, Detikzone.id – Cabang Olahraga (Cabor) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang pada Senin (16/06/2025) melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur.

Bukan tanpa sebab, FPTI Sampang audiensi DPRD untuk memperjuangkan mendapatkan anggaran perawatan wall climbing (dinding panjat tebing buatan) karena kondisinya sudah memperihatinkan besi penopang wall climbing berkarat, dan peralatan panjat tebing khususnya tali karmantel (tali pengaman) yang menjadi nyawa pemanjat sudah mulai tidak layak digunakan dan butuh perhatian khusus dari Pemkab Sampang yang selama ini terkesan tutup mata. Kondisi itu berpotensi mengancam jiwa atlet.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir langsung dalam audiensi tersebut Kepala Disporabudpar Sampang H. Marnilem yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga (Bidpora) dan Kasi Sarana Prasarana (Sarpras) Bidpora. Namun sayangnya, pihak KONI Sampang tidak ada yang hadir meski sudah diundang oleh DPRD Sampang.

FPTI audiensi DPRD Sampang Komisi IV, untuk mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang agar tidak tutup mata dan memperhatikan secara khusus untuk menganggarkan dana perawatan wall climbing demi keselamatan para atlet.

Sebab, panjat tebing merupakan olahraga yang ekstrem karena bermain di ketinggian. Prasarana Wall Climbing (dinding panjat tebing buatan) yang tersedia di Sampang Sport Center (SSC) dibangun menggunakan anggaran tahun 2021, dan langsung dimanfaatkan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang sejak awal 2022 hingga saat ini.

Namun ironisnya,

Menurutnya, panjat tebing merupakan olahraga yang ekstrem karena bermain di ketinggian. Prasarana Wall Climbing (dinding panjat tebing buatan) yang tersedia di Sampang Sport Center (SSC) dibangun menggunakan anggaran tahun 2021, dan langsung dimanfaatkan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang sejak awal 2022 hingga saat ini.

Namun, berselang tiga tahun sejak berdiri, kondisinya semakin parah dengan berkaratnya besi penopang wall climbing. Tidak tersedianya kanopi di atas wall climbing menjadi penyebab semakin cepatnya besinya berkarat, dan itu sangat berpotensi mengancam keselamatan para atlet atau pemanjat.

Ironisnya, mulai pembangunan wall climbing berdiri sekitar tiga tahun yang lalu sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan yang signifikan dan perhatian khusus dari pemerintah melalui dukungan anggaran yang digelontorkan untuk dana perawatan wall climbing, meski sudah diusulkan oleh Disporabudpar Sampang.

Mahardika Surya Arbianto Ketua Cabor FPTI Kabupaten Sampang menyampaikan jika dirinya sangat berharap perawatan wall climbing dan pengadaan peralatan panjat tebing bisa dianggarkan pada perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun 2025 ini.

“Kalau tidak segera dianggarkan biaya perawatan dan pengadaan peralatan panjat tebing ini dikhawatirkan berpotensi mengancam keselamatan atlet. Besi penopang wall climbing sudah berkarat semua, dan peralatan panjat tebing khususnya tali karmantel (tali pengaman) yang menjadi nyawa pemanjat sudah mulai tidak layak digunakan lagi,” papar Mahardika Surya Arbianto, Senin (16/06/2025).

Dalam pertemuan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud dari PKS dan didampingi Anggotanya Fausi dari Partai Nasdem itu, Mahardika Surya Arbianto berharap DPRD Sampang untuk mendesak pemerintah daerah agar tidak tutup mata dan lebih memprioritaskan anggaran perawatan wall climbing karena menyangkut keamanan dan keselamatan para atlet.

“Karena wall climbing yang berlokasi di SSC itu hanya satu-satunya menjadi tempat latihan panjat tebing di kabupaten Sampang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Disporabudpar, H. Marnilem menyampaikan jika pihaknya sudah mengajukan anggaran perawatan wall climbing sejak tahun 2024 lalu. Namun, hingga anggaran tahun 2025 tidak pernah disetujui.

“Perawatan wall climbing ini sebenarnya menjadi salah satu skala prioritas kami. Tetapi perjuangan kami agar bisa dianggarkan tidak pernah disetujui sejak tahun anggaran 2024 lalu hingga saat ini. Kami juga berharap kepada Komisi IV juga turut memperjuangkan penganggaran perawatan ini agar bisa disetujui tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), Bapelitbangda, dan BPPKAD,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud menegaskan jika pihaknya siap untuk mengawal pengajuan anggaran perawatan wall climbing. Dirinya meminta kepada pihak Disporabudpar Sampang agar dijadikan skala prioritas karena panjat tebing olahraga yang menyangkut dengan nyawa atlet.

“setelah melihat foto kondisi besi wall climbing yang sudah berkarat, dan tali pengaman sudah aus dan tidak layak digunakan. Kami tetap akan memperjuangkan agar bisa dianggarkan pada PAK tahun ini. Karena ini sudah menyangkut keamanan dan keselamatan para atlet,” pungkas politisi PKS tersebut dengan tegas.

Penulis : Agus Junaidi

Berita Terkait

Turnamen Askuri Hamsani Cup 2026 di Sumenep Diduga Ilegal dan Penuh Pelanggaran, PERSSU Lakukan Gugatan hingga Turnamen Disetop
Harkitnas Menyala Disebut Gimik, PLN Sumenep Kena Semprot: Kemudahan di Poster, Kerumitan di Lapangan
Hari Buruh 2026, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Sumenep Haji Hosnan Tekankan Buruh Harus Dapat Perhatian Nyata
Hari Buruh 2026, Plt Disperkimhub Sumenep Soroti Peran Pekerja dalam Stabilitas Ekonomi
Rapat Paripurna DPRD Sumenep: Capaian Diapresiasi, Masalah Krusial Disorot
Bupati Situbondo Yakin Desa Tetap Bertahan dan Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal Bupati Situbondo
DKP2KB Sumenep Gencarkan Skrining PTM untuk Tingkatkan Kesadaran ASN
Hari Posyandu Nasional 2026, Nia Kurnia Fauzi Gaungkan Posyandu Berkualitas di Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:14 WIB

Turnamen Askuri Hamsani Cup 2026 di Sumenep Diduga Ilegal dan Penuh Pelanggaran, PERSSU Lakukan Gugatan hingga Turnamen Disetop

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:48 WIB

Harkitnas Menyala Disebut Gimik, PLN Sumenep Kena Semprot: Kemudahan di Poster, Kerumitan di Lapangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:13 WIB

Hari Buruh 2026, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Sumenep Haji Hosnan Tekankan Buruh Harus Dapat Perhatian Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:28 WIB

Hari Buruh 2026, Plt Disperkimhub Sumenep Soroti Peran Pekerja dalam Stabilitas Ekonomi

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:21 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sumenep: Capaian Diapresiasi, Masalah Krusial Disorot

Berita Terbaru

Rawon Iga Resto Lotus, sajian andalan dengan kuah kaya rempah dan daging empuk yang jadi favorit pecinta kuliner di Sumenep

EKONOMI

Rawon Iga di Resto Lotus Sumenep Bikin Nagih

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:26 WIB