Meriahkan Tahun Baru Islam, Wali Kota Kediri Pimpin Kirab Mapag Wiyosan Enggal 1 Muharram 1447 H

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, Detikzone.id – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H atau 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri menggelar Kirab Mapag Wiyosan Enggal untuk pertama kalinya. Acara yang berlangsung pada Kamis (26/6/2025) ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha.

Kirab budaya ini dimulai dari Masjid Agung Kota Kediri dan mengambil rute melewati Jalan Panglima Sudirman serta Jalan Dhoho, lalu berakhir di Balai Kota Kediri di Jalan Basuki Rahmad. Dalam kirab ini, rombongan membawa tumpeng, dimulai dengan Tumpeng Tunggul sebagai simbol utama, disusul Tumpeng Pewara dari 46 kelurahan se-Kota Kediri.

Sebelum kirab diberangkatkan, penampilan atraktif Pecut Samandiman turut menyemarakkan suasana. Atraksi ini diakhiri dengan penyerahan pecut kepada Wali Kota Kediri sebagai simbol semangat dan semarak budaya Kediri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kirab ini bukan sekadar tontonan, melainkan juga sebagai bentuk rasa syukur dan ikhtiar spiritual warga Kota Kediri. Kita ingin Kota Kediri tetap rukun, tentram, dan dijauhkan dari segala mara bahaya,” ungkap Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali dalam sambutannya.

Mbak Wali juga menegaskan bahwa Bulan Muharram atau Suro adalah bulan penuh makna, yang dikenal sakral dan membawa nuansa spiritual mendalam. Oleh karena itu, kirab ini juga menjadi sarana nguri-uri kabudayan Jawi serta memperkuat jati diri dan karakter masyarakat Kediri.

“Kirab Mapag Wiyosan Enggal ini baru pertama kali kita adakan. Harapannya bisa menjadi agenda rutin tahunan yang lebih meriah, sekaligus mendukung program Kediri City Tourism (D’Cito),” tambahnya.

Kirab budaya ini diikuti dengan antusias oleh para peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk TP PKK Kota Kediri, Sekretaris Daerah Bagus Alit, para kepala OPD, camat, hingga lurah. Mereka tampak kompak mengenakan busana adat dan kostum khas daerah yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara.

Setelah mencapai finish di Balai Kota, seluruh tumpeng didoakan bersama sebagai simbol permohonan berkah di tahun baru hijriah, lalu disantap secara bersama-sama oleh peserta kirab dan warga yang hadir.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan semangat para peserta.

“Kehadiran panjenengan semua membuat nuansa budaya dan religi di Kota Kediri semakin hidup,” pungkasnya.

Dengan gelaran ini, Pemerintah Kota Kediri berharap semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi lokal terus tumbuh, serta menjadikan Kediri sebagai kota yang Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB