Upaya Bersih-Bersih Presiden Prabowo Dicoreng, Oknum Polisi Sampang Diduga Jadi Pengendali Rokok Ilegal 54ryaku

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Ingin Polri Bersih, Madura Bongkar oknum Polisi yang diduga jadi pengendali rokok ilegal 54ryaku

Prabowo Ingin Polri Bersih, Madura Bongkar oknum Polisi yang diduga jadi pengendali rokok ilegal 54ryaku

PAMEKASAN – Di tengah gencarnya Presiden Prabowo Subianto melakukan bersih-bersih di tubuh Polri dari oknum nakal, muncul fakta mengejutkan dari Madura.

Rokok ilegal merek 54ryaku isi 20 batang warna merah yang bercokol di Pamekasan diduga kuat dibekingi oknum anggota Polres Sampang berinisial J, yang tak lain adalah anak pemilik rokok ilegal Haji AR, warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.

Peredaran rokok 54ryaku tersebut semakin hari semakin barbar di wilayah Pamekasan dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber Detikzone.id di lapangan menyebut, inisial J yang bertugas di salah satu Polsek di Sampang bukan sekadar mengetahui, melainkan menjadi pengendali utama distribusi dan transaksi rokok haram tersebut.

“Di pasaran, semua orang tahu, 54ryaku itu ‘punya oknum polisi’. Makanya mereka berani jual bebas,” ungkap seorang pedagang rokok di Pamekasan yang meminta namanya dirahasiakan.

Kondisi ini memicu keprihatinan publik, apalagi di tengah janji Presiden Prabowo untuk menindak tegas setiap oknum aparat yang terlibat bisnis haram.

Bea Cukai Madura sendiri tahun ini telah menyita jutaan batang rokok ilegal, namun 54ryaku tetap lolos dari jerat hukum secara penuh.

Saat dikonfirmasi wartawan, Plh  Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan bahwa kasus ini sedang dalam penyelidikan Propam.

“Terkait anggota yang diduga terlibat pelanggaran disiplin, saat ini masih dalam proses lidik. Apabila nanti terbukti, bapak Kapolres Sampang akan menindak tegas, siapapun yang terlibat,” kata dia melalui pesan WhatsApp, Kamis (14/8/2025).

Kasus ini membuka luka lama. Bisnis rokok ilegal di Madura bukan hanya soal ekonomi gelap, tetapi juga soal backing dari oknum aparat. Fakta di lapangan kini menguji seberapa serius Presiden Prabowo menegakkan komitmen zero tolerance terhadap polisi nakal.

Sementara itu, hingga berita ini terbit, oknum Polisi J dan Haji AR belum dapat dikonfirmasi lantaran keterbatasan akses komunikasi.

Media ini akan terus melakukan investigasi intensif terhadap pihak pihak yang menjadi gerbong peredaran rokok bodong tersebut.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru