Bupati Sumenep Bak Raja 

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wabup Kiai Imam Hasyim

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wabup Kiai Imam Hasyim

Sumenep Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-80 di Sumenep kali ini terasa istimewa dan sarat makna.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, tampil memukau dengan mengenakan baju adat Provinsi Banten, memancarkan wibawa bak seorang raja, sekaligus menyampaikan pesan persatuan dalam keberagaman budaya Nusantara.

Baju adat yang dikenakan Bupati bukan sekadar pakaian, melainkan simbol sejarah dan filosofi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baju dalam berkerah tinggi berwarna putih melambangkan kesucian, keikhlasan, dan kebersihan hati.

Jas hitam bermotif daun hanjuang menegaskan keteguhan dan ketenangan masyarakat Banten.

Iket lomar dengan motif emas melambangkan kegigihan, kecemerlangan pikiran, dan kemakmuran. Samping atau kain pinggang melambangkan kesederhanaan hidup yang penuh makna. Setiap detail berpadu, menghadirkan wibawa sekaligus kedalaman nilai budaya.

“Ini bukan sekedar simbol seremonial, melainkan pesan kuat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dan dijaga oleh keberagaman budaya. Dengan baju adat, Sumenep ingin menunjukkan bahwa perbedaan suku, bahasa, dan tradisi justru menjadi kekuatan pemersatu bangsa,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dalam upacara Detik detik proklamasi HUT RI ke-80 yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati pada tanggal 17 Agustus 2025, seluruh peserta, mulai pejabat, pelajar, hingga tamu undangan mengenakan baju adat Nusantara. Mereka memperlihatkan harmoni budaya yang mengikat masyarakat.

Ketua DPRD Zainal Arifin membacakan teks Proklamasi RI, sementara Bupati menjadi Inspektur Upacara. Peringatan detik-detik Proklamasi ditandai dengan sirine satu menit pukul 10.00 WIB, sebagai penghormatan terhadap momen bersejarah 17 Agustus 1945 di Jakarta.

Bupati juga mengajak generasi muda untuk mencintai budaya dan sejarah bangsa.

“Mengenakan baju adat dalam momen nasional ini mengajarkan kita nilai persatuan dalam keberagaman. Kemerdekaan bukan sekadar hak, tetapi tanggung jawab kolektif untuk merawat warisan budaya dan nilai kebangsaan. Mari jadikan momen ini untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangga terhadap jati diri bangsa,” tandasnya

Momen ini menjadi simbol bahwa di tengah kemerdekaan yang dirayakan, warisan budaya tetap menjadi fondasi kokoh bagi bangsa Indonesia. Dari wibawa seorang Bupati hingga pakaian yang sarat makna, Sumenep menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk bersatu dan bangkit bersama.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
GERBANG KAMPUS BUKAN UNTUK YANG BERKUASA: Seruan Keras Tolak Surat Sakti, Titipan Pejabat, dan Uang dalam Seleksi Mahasiswa Baru
Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga
Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door
PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis untuk Umum
Tiga Kades di Situbondo Dinonaktifkan Usai Dugaan Korupsi Dana Desa Miliaran Rupiah, Pemkab Ambil Langkah Tegas
CV Ayunda Permata Sejahtera Binaan BC Madura Terlibat dalam Pengelolaan Lahan Produktif Lapas Pamekasan, Dorong Transformasi Pembinaan Warga Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:15 WIB

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:44 WIB

Satu Sosok Dua Amanah: Pimred Teropong Reformasi Sekaligus Ketua DPW PERADMI JatimTegaskan Komitmen Kawal Pers dan Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:27 WIB

Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:05 WIB

Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:22 WIB

PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis untuk Umum

Berita Terbaru

Suasana live musik akustik di Arinna Cafe & Resto Sumenep yang berlangsung setiap malam mingguan. Alunan musik, pelayanan ramah, menu kuliner beragam, fasilitas ruang VIP, serta area bermain anak menjadi daya tarik yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati suasana bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan.

EKONOMI

Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:38 WIB