Cegah Wabah Campak, Pemkab Sumenep Targetkan Imunisasi Massal Tuntas 2 Minggu

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) bergerak cepat menghadapi meningkatnya kasus campak yang kini berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

Langkah darurat dilakukan dengan menggelar Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi massal di 26 Puskesmas. Program ini ditujukan untuk memutus mata rantai penularan campak yang hingga Agustus 2025 telah mencatat 2.105 kasus dengan 17 balita meninggal dunia.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, meninjau langsung pelaksanaan imunisasi di TK Rumah Kita, Senin (25/8/2025). Dalam kesempatan itu, ia mengajak para orang tua agar tidak ragu memberikan vaksin campak kepada anak-anak mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan menunda imunisasi. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Imunisasi adalah perlindungan paling efektif agar anak tumbuh sehat dan kuat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam menyukseskan program imunisasi massal ini. “Kami meminta semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, untuk ikut mengedukasi pentingnya imunisasi, demi terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, menambahkan bahwa pihaknya menargetkan program imunisasi ini rampung dalam dua minggu. Selain imunisasi, masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar penularan penyakit tidak semakin meluas.

“Imunisasi adalah investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak kita. Mari kita bersama-sama menekan penyebaran campak,” pungkasnya.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Keamanan, Satpam RSUD Sumenep Selalu Sigap dengan Semangat Bismillah Melayani
RSUD Sumenep Perlihatkan Kesiapsiagaan IGD, Pasien Darurat Ditangani Tanpa Delay, dan Kolaborasi Tim Medis Terlihat Solid
Dukung Gerakan Hemat Energi, Dirut RSUD Sumenep Pilih Cara Tak Biasa
Lowongan Bergengsi! RSUD Sumenep Buka Rekrutmen Nakes dan Teknis 2026, Jangan Lewatkan
RSUD Sumenep Perkuat Kepercayaan Publik, E-Katalog Jadi Senjata Transparansi
Kesempatan Emas! RSUD Sumenep Buka Rekrutmen Pegawai BLUD Non-ASN 2026, Gratis Tanpa Biaya
Bungkus Kertas Picu Kisruh, SPPG Banjarbillah Sampang dan Kader Posyandu Beda Versi, Distribusi Dinilai Tak Beres
MBG di SDN III Klampar Pamekasan Tak Sesuai Standar, Wali Murid Kecewa dan Sebut Menu ‘Ngawur’”

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:52 WIB

Lebih dari Sekadar Keamanan, Satpam RSUD Sumenep Selalu Sigap dengan Semangat Bismillah Melayani

Senin, 13 April 2026 - 17:26 WIB

RSUD Sumenep Perlihatkan Kesiapsiagaan IGD, Pasien Darurat Ditangani Tanpa Delay, dan Kolaborasi Tim Medis Terlihat Solid

Sabtu, 11 April 2026 - 21:09 WIB

Dukung Gerakan Hemat Energi, Dirut RSUD Sumenep Pilih Cara Tak Biasa

Kamis, 9 April 2026 - 14:49 WIB

Lowongan Bergengsi! RSUD Sumenep Buka Rekrutmen Nakes dan Teknis 2026, Jangan Lewatkan

Kamis, 9 April 2026 - 13:03 WIB

RSUD Sumenep Perkuat Kepercayaan Publik, E-Katalog Jadi Senjata Transparansi

Berita Terbaru