SUMENEP – PR Mustika Banyu Ayu tampil memukau di Festival Tembakau Madura 2025, di stadion A. Yani Sumenep dengan mempromosikan Rokok SKT Merek Qatar. Kehadiran mereka menegaskan bahwa industri rokok lokal Madura bukan sekadar meramaikan, tetapi juga menegaskan dominasinya di kancah kretek nasional.
Di tengah gemerlap Madura Culture Festival (MCF), PR Mustika Banyu Ayu asal Kecamatan Lenteng hadir di antara raksasa rokok lokal lainnya, PR Mulia Indah, PR Bima Dharma Sejahtera, PR DRT, JLB 99, dan Haswal Group yang semuanya menampilkan varian Rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebagai ikon dan kebanggaan Madura.
Stand PR Mustika Banyu Ayu dihias atraktif dengan SPG yang ramah dan interaktif, menciptakan atmosfer festival yang meriah sekaligus kompetitif. Kehadiran mereka menjadi deklarasi nyata bahwa rokok SKT lokal Madura siap bersaing di pasar regional hingga nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karyawan yang bertugas di stand mengatakan, Festival ini adalah momentum emas bagi industri tembakau Madura.
“Kehadiran puluhan PR, termasuk Mustika Banyu Ayu, membuktikan bahwa rokok lokal tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat dan membuka lapangan kerja baru.” katanya, Sabtu, 30/08/2025, malam.
Selain Mustika Banyu Ayu, inovasi rasa unik dari PR Dua Hawa Bin Daud — Ha’il Original, Teh, dan Mangga — menunjukkan bahwa kretek Madura tidak hanya berkarakter, tetapi berani tampil di pasar modern. Festival ini menjadi panggung kolaborasi antara industri dan pemerintah daerah, memadukan geliat ekonomi rakyat dengan semangat pelestarian budaya.
Dengan gebrakan yang massif, PR Mustika Banyu Ayu bersama seluruh pengusaha rokok peserta festival mengirimkan pesan tegas: Rokok SKT dan SKM Madura bukan sekadar produk, tetapi identitas, kebanggaan, dan kekuatan ekonomi yang siap mengguncang pasar nasional.
Penulis : Redaksi







