5.831 Tenaga Honorer Situbondo Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, Detikzone.id Sebanyak 5.831 tenaga honorer di Kabupaten Situbondo resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, Selasa (16/9/2025).

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para honorer yang telah lama mengabdi dalam pembangunan daerah.

“Pengangkatan ini diharapkan dapat memacu semangat para pegawai untuk memberikan pelayanan publik secara maksimal. Ini komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga non-ASN yang telah lama mengabdi,” ujar Mas Rio.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah lanjutan, Bupati juga meminta RSUD dr. Abdoer Rahem untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan sebagai syarat pemberkasan PPPK paruh waktu.

Di sisi lain, Kepala BKPSDM Kabupaten Situbondo, Samsuri, menjelaskan bahwa saat ini seluruh honorer yang diusulkan tengah melengkapi berkas administrasi. Seluruh berkas akan diajukan secara daring ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) paling lambat pada 22 September 2025.

“Para honorer yang diusulkan merupakan tenaga non-ASN yang sebelumnya mengikuti seleksi PPPK tahap satu dan dua namun belum lulus, serta termasuk CPNS yang gagal tetapi sudah terdaftar di database BKN. Pak Bupati mengambil kebijakan untuk memberikan kesempatan bagi mereka agar bisa diangkat sebagai PPPK paruh waktu,” tutur Samsuri.

Lebih lanjut, Samsuri menegaskan bahwa perubahan status ini tidak berpengaruh pada besaran gaji yang diterima. Pendapatan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Namun, status PPPK paruh waktu memberikan kepastian hukum sekaligus pengakuan formal atas kontribusi para honorer.

Dari total 5.831 honorer yang diusulkan, rinciannya adalah 978 tenaga pengajar, 1.005 tenaga kesehatan, dan 3.848 tenaga teknis.

“Ini adalah langkah maju bagi Situbondo dalam memberikan kepastian status kerja bagi para honorer yang telah lama berjuang bersama pemerintah daerah,” pungkas Samsuri.

 

Penulis : Anton

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB