Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun, Nusra Institute Dorong Fokus Keberlanjutan

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Nusra Institute memberikan apresiasi atas capaian penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang tercatat cukup signifikan pada Maret 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Loteng, persentase penduduk miskin turun dari 12,07 persen pada Maret 2024 menjadi 10,68 persen pada Maret 2025, atau berkurang sekitar 13,07 ribu orang.

Direktur Nusra Institute, M. Roby Satriawan, menilai capaian ini sebagai hasil kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, penurunan kemiskinan sebesar 1,39 persen poin dalam setahun merupakan capaian yang patut diapresiasi.

“Capaian ini menunjukkan bahwa program pengentasan kemiskinan bisa berjalan efektif jika didukung kerja sama semua pihak. Namun yang lebih penting adalah menjaga konsistensi agar tren penurunan kemiskinan terus berlanjut, tidak berhenti hanya pada satu periode,” tegas Roby, Jumat (19/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPS Loteng sebelumnya menyebut penurunan angka kemiskinan dipengaruhi oleh inflasi yang relatif terkendali, pertumbuhan ekonomi positif, serta intervensi berbagai program. Meski demikian, garis kemiskinan juga meningkat dari Rp549.400 pada Maret 2024 menjadi Rp568.910 per kapita per bulan pada Maret 2025. Kebutuhan pokok seperti beras masih menjadi komoditas dominan dalam pengeluaran masyarakat miskin, disusul rokok kretek filter, telur, daging ayam ras, dan cabai rawit.

Roby menambahkan, fakta bahwa rokok masih menyerap cukup besar pengeluaran masyarakat miskin menunjukkan perlunya edukasi dan pendampingan agar konsumsi lebih diarahkan pada kebutuhan esensial seperti pangan bergizi, perumahan, pendidikan, dan kesehatan.

“Ke depan, pemerintah daerah bersama masyarakat harus memastikan program pengentasan kemiskinan lebih menyentuh akar persoalan, termasuk literasi konsumsi rumah tangga miskin. Dengan begitu, penurunan angka kemiskinan di Loteng tidak hanya berkelanjutan, tapi juga berkualitas,” pungkasnya. red/asn

Dikutip dari Inside Lombok, Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri menanggapi penurunan kemiskinan ini tentu merupakan kerja-kerja semua pihak. Selain itu, Pathul juga menyebut menurunkan angka kemiskinan ini merupakan pekerjaan yang sangat berat. “Ini kerja semua pihak, bukan hanya pekerjaan pemerintah saja. Menurunkan angka kemiskinan ini pekerjaan yang amat berat,” katanya. Pathul

menyebutkan bahwa dengan angka penurunan kemiskinan tersebut bisa menempatkan Loteng di posisi tiga dari kabupaten kota di NTB. “Kita berada di posisi tiga di NTB, Alhamdulillah ini kerja bareng kita kolaborasi dengan semua pihak dan OPD bersama dengan program pemerintah, ” tandasnya. red/asn

Penulis : Arie

Berita Terkait

Bupati Toba Pimpin Pembukaan Bakti TNI AD 2026, Perkuat Sinergi Pembangunan dan Ketahanan Wilayah Danau Toba
Fiqih Muamalah: Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf sebagai Pilar Ekonomi Islam untuk Keadilan dan Kesejahteraan Umat
Riba, Gharar, dan Maysir dalam Perspektif Ekonomi Islam
Naik Motor Trail, Dandim 0210/TU Bersama Forkopimda Toba Tinjau Lokasi Rehab RTLH di Desa Parsuratan Balige 
Bakti TNI AD 2026 di Toba Resmi Dibuka, Perkuat Ketahanan Wilayah Danau Toba
WBP Perempuan Rutan Pemalang Ikuti Pembinaan Kesehatan Mental melalui Menulis Ekspresif dan Butterfly Hug
Polantas Menyapa, Samsat Polres Blitar Kota Hadirkan Pelayanan Lebih Dekat, Cepat, dan Humanis
Perkuat Nilai Kemanusiaan Dindikpora Pemalang Gelar Aksi Donor Darah 

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:35 WIB

Bupati Toba Pimpin Pembukaan Bakti TNI AD 2026, Perkuat Sinergi Pembangunan dan Ketahanan Wilayah Danau Toba

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:30 WIB

Fiqih Muamalah: Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf sebagai Pilar Ekonomi Islam untuk Keadilan dan Kesejahteraan Umat

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:09 WIB

Riba, Gharar, dan Maysir dalam Perspektif Ekonomi Islam

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:06 WIB

Naik Motor Trail, Dandim 0210/TU Bersama Forkopimda Toba Tinjau Lokasi Rehab RTLH di Desa Parsuratan Balige 

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Bakti TNI AD 2026 di Toba Resmi Dibuka, Perkuat Ketahanan Wilayah Danau Toba

Berita Terbaru

HUKRIM

Kokain 22 Kg dari Sumenep Musnah

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:15 WIB

Ket foto:
Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada bersama jajaran menanam pohon mangga di kawasan KDKMP Desa Kasengan, sebagai langkah awal mendorong penguatan ekonomi desa.

TNI-POLRI

Bukan Sekadar Tanam, Dandim Sumenep Mulai Revolusi Ekonomi Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:05 WIB