Bupati Fauzi Ingatkan PPPK Sumenep Jaga Moral, Integritas dan Hindari Judol

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) wajib menjaga moral, integritas, serta perilaku pribadi dalam menjalankan tugas, karena mereka merupakan wajah pemerintah di mata masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) PPPK di Gedung KORPRI, Selasa (30/09/2025).

“Kami tekankan PPPK adalah aparatur yang memiliki kedudukan dalam penyelenggaraan pelayanan publik, sehingga wajib menjaga sikap pribadi baik integritas dan moralitas,” tegas Bupati Fauzi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan, aparatur pemerintah, baik ASN maupun PPPK, tidak boleh melakukan perbuatan yang dapat mencoreng citra pemerintah, termasuk perselingkuhan dan praktik judi online.

“PPPK jangan ada kasus perselingkuhan dan bermain judi online yang merusak diri sendiri, keluarga, dan citra pemerintah daerah. Aparatur seharusnya memberi teladan, bukan justru melakukan pelanggaran,” tandasnya.

Bupati menegaskan, Pemkab Sumenep tidak akan segan menjatuhkan sanksi tegas bagi PPPK yang melanggar aturan, baik dalam tugas kedinasan maupun kehidupan pribadi yang berdampak pada nama baik pemerintah.

Selain itu, ia mendorong PPPK untuk terus meningkatkan kompetensi, loyalitas, dan semangat kerja, agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

“PPPK harus mewujudkan aparatur pemerintah yang bersih, berwibawa, dan dipercaya masyarakat, agar Pemkab Sumenep semakin kokoh dalam memberikan pelayanan publik berkualitas,” ujar Fauzi.

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, menjelaskan bahwa jumlah PPPK yang menerima SK kali ini sebanyak 167 orang, terdiri dari 18 tenaga teknis, 104 tenaga guru, dan 45 tenaga kesehatan.

“Mereka terpilih setelah melalui seleksi ketat dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), dari total 5.647 peserta yang mendaftar,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pacu APBD 2026 Pemkab Probolinggo Tegaskan Serapan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Warga
Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus
Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:41 WIB

Pacu APBD 2026 Pemkab Probolinggo Tegaskan Serapan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 17:39 WIB

Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Berita Terbaru