Bupati Pamekasan dan BC Gembar-Gembor Budayakan Rokok Legal, Rokok Ilegal Milik Oknum ASN hingga Oknum APH Justru Dibiarkan

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar. Bupati Pamekasan bersama pejabat BC Madura saat talkshow mengajak Budayakan Rokok Legal. Sementara rokok ilegal yang ditengarai diproduksi bersarang di wilayahnya hingga kini justru dibiarkan merajalela

Tangkapan Layar. Bupati Pamekasan bersama pejabat BC Madura saat talkshow mengajak Budayakan Rokok Legal. Sementara rokok ilegal yang ditengarai diproduksi bersarang di wilayahnya hingga kini justru dibiarkan merajalela

PAMEKASAN  – Sebuah ironi kembali mencuat di Kabupaten Pamekasan. Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, SH., M.Si bersama pejabat Bea Cukai (BC) Madura, baru-baru ini tampil dalam sebuah talkshow mengajak masyarakat membudayakan rokok legal. Namun di sisi lain, fakta di lapangan menunjukkan peredaran rokok ilegal justru semakin merajalela di wilayahnya.

Ajakan itu disampaikan melalui tayangan video TikTok resmi Bupati Pamekasan pada Kamis (2/10/2025). Dalam video tersebut, ia menyerukan peran aktif Satpol-PP dan masyarakat agar membudayakan rokok legal demi terciptanya ketertiban, keadilan, serta kesejahteraan bagi masyarakat Pamekasan.

Sayangnya, himbauan itu berbanding terbalik dengan realita. Rokok ilegal berbagai merek yang diduga diproduksi dan beredar luas di Pamekasan masih bebas melenggang tanpa sentuhan hukum. Bahkan, sejumlah merek dikaitkan dengan nama besar para pengusaha hingga oknum pejabat, ASN, dan oknum aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa merek rokok ilegal yang disebut bersarang di Pamekasan di antaranya Marbol milik Bulla Desa Plakpak, Just Full milik AJ (disebut sebagai salah satu Sultan Pamekasan), MasterClass milik Haji MJ (oknum ASN Pemkab Pamekasan), serta Premium Bold milik Haji J dari Desa Akkor.

Tak hanya itu, beredar pula merek 54ryaku yang ditengarai milik keluarga besar oknum polisi di Pamekasan. Ada pula merek Suryaku milik Haji Horrah Blumbungan, Surya Jaya milik Haji Y Larangan, Aswad milik Haji SL, Sinar Gudang Emas milik Haji HR, serta Geboy milik Haji Fahmi PR dari Sekar Anom Blumbungan.

Deretan nama lain juga disebut, seperti Alphad milik Haji RJ Blumbungan, Bintang milik IP Desa Duko, hingga Boss Caffe Latte milik RD.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: sejauh mana komitmen pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran rokok ilegal, jika faktanya justru produsen dan pemiliknya disebut berasal dari kalangan elit, pejabat, dan aparat sendiri.

Masyarakat pun menilai, ajakan membudayakan rokok legal hanya sebatas slogan kosong tanpa keseriusan nyata. Ironi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Bupati Pamekasan dan BC Madura untuk membuktikan komitmen, bukan sekadar retorika.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru