Agus Sugianto, S.Pd: Sosok di Balik Geliat Akademik dan Seni di Kecamatan Pasongsongan

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, 6 Oktober 2025 – Di balik meriahnya berbagai kegiatan akademik dan seni di Kecamatan Pasongsongan, ada satu sosok yang jarang tampil di panggung sorotan, namun kiprahnya terasa di setiap langkah kemajuan dunia pendidikan: Agus Sugianto, S.Pd. Pria sederhana yang dikenal dengan blangkon khasnya ini adalah Kepala SDN Panaongan III sekaligus Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan. Meski pendiam, ia dikenal luas sebagai konseptor utama di balik hampir seluruh kegiatan akademik dan seni di wilayah tersebut.

Setiap tahun, ketika peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Pasongsongan seakan menantikan rangkaian lomba yang selalu disusun dengan rapi, kreatif, dan penuh semangat. Di balik itu semua, nama Agus Sugianto kembali mencuat. Ia dipercaya menjadi Koordinator Bidang Seni, posisi strategis yang mengatur berbagai cabang lomba bergengsi di tingkat kecamatan.

Di bawah koordinasinya, digelar beragam lomba seperti Kolase dan Mewarnai tingkat TK/PAUD/RA, Mewarnai Kaligrafi tingkat TK/PAUD/RA, Melukis tingkat SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA, serta Baca Puisi, Pidato Bahasa Madura, dan Menyanyi Solo untuk jenjang SD hingga SMA. Tak ketinggalan, Lomba Karnaval dan FCC (Fun Colouring Competition) yang memperebutkan Trophy Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, selalu menjadi daya tarik tersendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun ini, misalnya, antusiasme peserta pada lomba baca puisi, pidato, dan menyanyi solo membludak hingga panitia harus menambah waktu pelaksanaan menjadi empat hari penuh. Namun di tengah padatnya agenda, Agus tetap tampil tenang, memantau jalannya kegiatan dengan senyum kecil di balik blangkon hitam yang selalu menemaninya.

Koordinasinya yang solid juga tampak pada pelaksanaan Lomba FCC, di mana ia berhasil menghimpun kerja sama dari seluruh kepala TK, PAUD, dan RA se-Kecamatan Pasongsongan. Hasilnya? Lomba berlangsung meriah, penuh warna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta maupun penonton.

Tak hanya di bidang seni, dedikasi Agus Sugianto juga terlihat kuat di ranah akademik. Ia menjadi motor penggerak dalam pelaksanaan Intelligent Student Competition (ISCO),ajang bergengsi yang mengasah kemampuan akademik siswa di bidang MIPA maupun Pendidikan Diniyah (ISCO PEDIYAH). Kompetisi ini diikuti oleh sekolah dasar negeri dan swasta se-Kecamatan Pasongsongan, menjadi wadah nyata untuk mengukur sekaligus menumbuhkan potensi siswa dalam suasana yang kompetitif dan edukatif.

Rekan-rekan sejawat di lingkungan pendidikan Pasongsongan mengenalnya sebagai sosok yang visioner, tekun, dan totalitas dalam setiap tanggung jawab. Ia bukan tipe yang gemar beretorika, namun lebih memilih berbicara melalui aksi nyata dan hasil kerja. Setiap kegiatan yang ia rancang selalu berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan penguatan karakter siswa melalui jalur akademik dan seni.

“Pak Agus itu kalau sudah bekerja, semua hal diperhitungkan dengan matang. Dari konsep, teknis pelaksanaan, sampai evaluasi. Beliau tidak banyak bicara, tapi setiap idenya selalu membawa perubahan positif,” ujar salah satu kepala sekolah peserta lomba ISCO dengan penuh kagum.

Tak heran jika nama Agus Sugianto kini menjadi simbol dedikasi di dunia pendidikan Kecamatan Pasongsongan. Ia berhasil menjadikan kegiatan akademik dan seni bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan gerakan kebudayaan dan pendidikan yang membangkitkan semangat belajar dan berkarya di kalangan pelajar.

Sosoknya yang sederhana, disiplin, dan penuh tanggung jawab menjadi teladan bagi para pendidik muda. Di setiap kegiatan, ia tidak hanya hadir sebagai pengarah, tetapi juga pekerja lapangan yang tak segan membantu teknis pelaksanaan, dari menyiapkan perlengkapan hingga memastikan peserta merasa nyaman.

Di tengah dinamika pendidikan yang terus berkembang, figur seperti Agus Sugianto menjadi contoh nyata bahwa perubahan besar kerap lahir dari ketulusan dan konsistensi dalam berkarya. Dengan keteguhan hati dan semangat tanpa pamrih, ia membuktikan bahwa kemajuan pendidikan tak selalu harus datang dari panggung besar, tetapi dari dedikasi di tingkat akar rumput.

Pasongsongan patut berbangga memiliki sosok seperti Agus Sugianto, S.Pd, sosok tenang yang bersuara melalui karya, konseptor yang bekerja dalam diam, dan teladan yang menginspirasi tanpa perlu banyak kata.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pimpin Rapat Perdana, Agus Sugianto Perkuat Sinergi dan Pendidikan Karakter di SDN Padangdangan I
Harumkan Nama Sumenep di Ajang Internasional, Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Borong Medali HKIMO 2026
Harumkan Nama Sumenep di Panggung Nasional, Putri Anggota JSI Awan Dania Siswi SMAN 2 Sumenep Sabet Juara 1 Pencak Silat
Bertepatan dengan Hari Santri Nasional, Agus Sugianto Terima Estafet Kepemimpinan SDN Padangdangan I
Sekolah Inklusi Siaga Bencana: SMAN 1 Dringu dan PMI Probolinggo Rancang Pelindungan Setara
UPT SDN 337 Gresik Gelar Scout Expedition di Alam Bebas, Bangkitkan Semangat Kepramukaan dan Bentuk Generasi Tangguh 
Agus Salim, S.Pd. Terpilih sebagai Ketua PARUGA Kecamatan Pasongsongan Periode 2026–2031
Berbalut Busana Muslim, Upacara Bendera SDN Padangdangan I Kobarkan Nasionalisme dan Serukan Sekolah Bebas Perundungan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Pimpin Rapat Perdana, Agus Sugianto Perkuat Sinergi dan Pendidikan Karakter di SDN Padangdangan I

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Harumkan Nama Sumenep di Ajang Internasional, Lima Siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Borong Medali HKIMO 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Harumkan Nama Sumenep di Panggung Nasional, Putri Anggota JSI Awan Dania Siswi SMAN 2 Sumenep Sabet Juara 1 Pencak Silat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Bertepatan dengan Hari Santri Nasional, Agus Sugianto Terima Estafet Kepemimpinan SDN Padangdangan I

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Sekolah Inklusi Siaga Bencana: SMAN 1 Dringu dan PMI Probolinggo Rancang Pelindungan Setara

Berita Terbaru