Sekolah Inklusi Siaga Bencana: SMAN 1 Dringu dan PMI Probolinggo Rancang Pelindungan Setara

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Bencana tidak pernah memilih korbannya, namun kesiapsiagaan bisa menyelamatkan semua orang tanpa terkecuali. Prinsip kesetaraan inilah yang mendasari langkah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo saat mendampingi finalisasi dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) dan pembaruan Surat Keputusan (SK) Tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMAN 1 Dringu, Kamis (22/10/2026).

Sebagai sekolah inklusi yang menampung anak-anak berkebutuhan khusus, SMAN 1 Dringu sadar bahwa cetak biru penyelamatan darurat tidak boleh dibuat seragam. Perlindungan optimal harus menyentuh setiap individu, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental.

Pertemuan di ruang rapat sekolah tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi PMI Kabupaten Probolinggo, mulai dari Ketua Bidang Organisasi, Informasi, dan Komunikasi, Soedjono, hingga Sekretaris PMI, Dewi Korina. Mereka duduk bersama Tim SPAB sekolah, guru, siswa, relawan, serta penanggung jawab kegiatan (Person in Charge). Gerakan kemanusiaan berbasis pendidikan ini disokong penuh oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Paiton Energy yang berkolaborasi dengan PMI Pusat untuk tahun anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMAN 1 Dringu, Umi Nurhidayati, menegaskan bahwa rentetan bencana di berbagai daerah belakangan ini harus disikapi dengan tindakan nyata, bukan sekadar kecemasan kolektif.

“Kita tidak boleh berhenti pada kekhawatiran semata, melainkan perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana,” kata Umi.

Ia menekankan bahwa status SMAN 1 Dringu sebagai sekolah inklusi menuntut perencanaan yang jauh lebih detail. Cetak biru mitigasi yang sedang difinalisasi ini wajib ramah terhadap peserta didik berkebutuhan khusus agar saat situasi darurat tiba, sekolah dapat bertindak lebih siap, sigap, dan responsif.

Langkah progresif ini memicu apresiasi dari PMI Kabupaten Probolinggo. Soedjono berharap skema mitigasi bencana inklusif yang digodok di SMAN 1 Dringu bisa menjadi laboratorium percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur.

Menurut Soedjono, dokumen KRB bukan sekadar tumpukan kertas administratif, melainkan kompas bagi sekolah untuk memetakan potensi ancaman, mengukur risiko, dan mengeksekusi langkah penyelamatan. Dengan diperbaruinya SK Tim SPAB, pembagian tugas saat krisis terjadi menjadi lebih hitam di atas putih.

“Dengan struktur tim yang jelas dan dokumen risiko bencana yang lebih lengkap, sekolah diharapkan mampu meningkatkan kesiapan menghadapi keadaan darurat serta memberikan perlindungan kepada seluruh warga sekolah tanpa terkecuali,” pungkas Soedjono.

Lewat sinergi ini, SMAN 1 Dringu dan PMI Probolinggo sedang mengirimkan pesan penting: dalam urusan keselamatan nyawa, tidak boleh ada satu anak pun yang tertinggal di belakang.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

UPT SDN 337 Gresik Gelar Scout Expedition di Alam Bebas, Bangkitkan Semangat Kepramukaan dan Bentuk Generasi Tangguh 
Agus Salim, S.Pd. Terpilih sebagai Ketua PARUGA Kecamatan Pasongsongan Periode 2026–2031
Berbalut Busana Muslim, Upacara Bendera SDN Padangdangan I Kobarkan Nasionalisme dan Serukan Sekolah Bebas Perundungan
SDN Pasongsongan I Tembus Semifinal ISCO PEDIYAH, Dukungan KKKS dan Pengawas Jadi Suntikan Semangat Menuju Final
SALMAN di SDN Padangdangan I: Ketika Sapaan Pagi Menjadi Awal Pendidikan yang Memanusiakan
FIKOM Unitomo Surabaya Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Hadapi Krisis Komunikasi
Puskesmas Sangkapura Gresik Turun ke Sekolah, Siswa MINU 17 Patarselamat Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis 
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Ancaman Ketertinggalan Pendidikan di Era Teknologi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Sekolah Inklusi Siaga Bencana: SMAN 1 Dringu dan PMI Probolinggo Rancang Pelindungan Setara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:39 WIB

UPT SDN 337 Gresik Gelar Scout Expedition di Alam Bebas, Bangkitkan Semangat Kepramukaan dan Bentuk Generasi Tangguh 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Agus Salim, S.Pd. Terpilih sebagai Ketua PARUGA Kecamatan Pasongsongan Periode 2026–2031

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Berbalut Busana Muslim, Upacara Bendera SDN Padangdangan I Kobarkan Nasionalisme dan Serukan Sekolah Bebas Perundungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:56 WIB

SDN Pasongsongan I Tembus Semifinal ISCO PEDIYAH, Dukungan KKKS dan Pengawas Jadi Suntikan Semangat Menuju Final

Berita Terbaru