Pelajar SMP di Pemalang Jadi Korban Pembacokan, Alami Luka Serius

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Ketentraman warga masyarakat kota Pemalang terusik dengan adanya aksi kriminalitas jalanan yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor, Seorang pelajar sekolah menengah pertama ( SMP ) berinisial DLR menjadi korban pembacokan sejumlah orang tak dikenal,di jalan raya Desa Danasari akses jalan yang menghubungkan pusat kota dengan terminal induk Pemalang

Kejadian yang membuat geger dan ramai dibicarakan warga di platform media sosial ini terjadi pada senin petang ( 3/11 ) sekira pukul 18.30 WIB.

Menurut keterangan dari teman korban, DLR saat itu sedang berboncengan mengendarai sepeda motor di Jalan Danasari. Mereka berencana untuk pergi ke sebuah warung makan, Di tengah perjalanan mereka dihadang oleh sekelompok pengendara motor dengan jumlahnya diperkirakan mencapai belasan orang dan diduga kuat merupakan anggota geng motor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pelaku diduga kuat merupakan anggota geng motor tersebut, langsung melakukan penyerangan terhadap DLR dan temannya. Tanpa memberikan kesempatan untuk membela diri, para pelaku dengan beringas mengayunkan senjata tajam ke arah korban.

Akibatnya korban mengalami luka serius di bagian bagian lengan dan punggung, beruntun temannya, tidak mengalami luka.

Warga di sekitar lokasi kejadian mendengar teriakan minta tolong segera berdatangan dan memberikan pertolongan, Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan mobil patroli polisi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Sesampainya di rumah sakit, korban langsung mendapatkan penanganan medis intensif dari tim medis, kondisi korban dikabarkan masih membutuhkan perawatan intensif,

Sementara itu Kapolsek Pemalang AKP Agus Sholeh saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya pada Selasa siang ( 4/11 ) belum bisa membeberkan keterangan lebih jauh,

“Lagi kita telusuri bersama Polres maupun Polsek sekitar,” ujarnya singkat.

Kejadian ini tidak hanya meninggalkan duka dan keprihatinan, tetapi memicu kemarahan masyarakat. ( Ragil)

Berita Terkait

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru