Admin Perangkat Daerah Didorong Aktif Kelola SP4N-LAPOR untuk Wujudkan Pelayanan Publik Responsif

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Admin SP4N-LAPOR pada Senin (3/11/2025) di Aula Dinas PUPR Lombok Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh para admin aplikasi LAPOR dari seluruh perangkat daerah, dengan menghadirkan narasumber Pranata Humas Dinas Kominfo Kota Mataram, Nining Sulistiningsih Suwiyantana, S.Kom.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya peran admin perangkat daerah dalam memastikan setiap pengaduan masyarakat tertangani secara cepat dan tepat.

“Kedepan, para admin perangkat daerah harus aktif mengelola aplikasi SP4N-LAPOR. Paling tidak, lakukan pengecekan minimal tiga kali sehari. Kanal pengaduan masyarakat kini sudah terpusat di lapor.go.id, sehingga menjadi kewajiban untuk direspons dan ditindaklanjuti,” ujar Sekda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sistem pengaduan publik yang terintegrasi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Muhamad, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berkoordinasi dengan para admin di setiap perangkat daerah.

“Kami akan terus memantau setiap aduan yang masuk melalui SP4N-LAPOR dan memastikan tindak lanjut dilakukan sesuai prosedur. Respons cepat terhadap aspirasi masyarakat merupakan bagian dari komitmen kita mewujudkan good governance di Lombok Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Nining Sulistiningsih menjelaskan, setiap laporan yang masuk dalam aplikasi SP4N-LAPOR harus ditindaklanjuti sesuai standar operasional prosedur (SOP) penanganan aduan.

“Aduan baru maupun yang sudah ditindaklanjuti harus terdokumentasi dengan baik. Sistem di aplikasi ini sudah sangat responsif, dengan fitur-fitur pelaporan dan tindak lanjut yang lengkap,” jelasnya.

Melalui kegiatan bimtek ini, para admin perangkat daerah diharapkan semakin memahami tata cara pengelolaan aduan masyarakat secara profesional dan terintegrasi. Dengan demikian, kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lombok Tengah dapat terus meningkat sejalan dengan semangat pemerintahan yang cepat tanggap dan berpihak pada kebutuhan warga. red/asn

Penulis : Ari

Berita Terkait

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:18 WIB

Inflasi Kota Kediri Lebih Rendah dari Jawa Timur dan Nasional, BPS Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Juli 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Berita Terbaru