Belanja Mamin dan Rapat Dinkes Probolinggo Tembus Rp 1,4 Miliar Setahun, Efisiensi Seakan Tak Berguna 

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikzone.id — Di tengah terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran belanja negara dan daerah, justru muncul sorotan terhadap Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo yang menganggarkan hingga Rp 1,477,220,000 hanya untuk kebutuhan belanja makanan, minuman (mamin), dan rapat sepanjang tahun anggaran 2025.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), setidaknya tercatat 60 paket kegiatan dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp 800.000 hingga Rp 202.600.000.

Angka ini sontak menimbulkan tanda tanya publik, mengingat Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menekankan pentingnya penghematan dan prioritas anggaran untuk program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Dewi Veronika, menjelaskan bahwa kegiatan yang berkaitan dengan konsumsi dan rapat tidak seluruhnya dilaksanakan di kantor, namun sebagian besar dilakukan di lapangan dalam rangka kegiatan pelayanan masyarakat.

“Sebenarnya kegiatan belanja mamin dan rapat kami laksanakan dalam kota, tapi lebih banyak dilakukan di lapangan yang sasarannya masyarakat, seperti skrining kesehatan dan pembinaan kader,” jelas Dewi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (7/11/2025).

Namun, saat ditanya mengenai perbandingan nilai anggaran tahun ini dengan tahun sebelumnya, Dewi belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

“Dicek dulu ya, saya masih konfirmasi ke Subbag Perencanaan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, sejumlah pemerhati kebijakan publik di Probolinggo menilai bahwa Dinkes perlu menjelaskan secara transparan pola penggunaan anggaran tersebut agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Mereka menilai, dalam konteks efisiensi fiskal yang sedang digalakkan pemerintah pusat, setiap rupiah belanja daerah semestinya diarahkan untuk peningkatan layanan kesehatan langsung, bukan pada kegiatan seremonial atau non-prioritas.

Langkah transparansi anggaran dinilai menjadi kunci agar kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga pemerintah tetap terjaga, sejalan dengan semangat good governance dan akuntabilitas anggaran yang diamanatkan dalam Inpres 1/2025.

Berita Terkait

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data
Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep
Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan
Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo
Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan
Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:45 WIB

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data

Kamis, 5 November 2026 - 17:28 WIB

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 18:36 WIB

Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan

Berita Terbaru