Pemkab Sumenep Perkuat Koordinasi Kendalikan Inflasi Lewat FGD TPID

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Stabilitas Pasokan dan Harga Komoditas Strategis Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru 2026”, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Kantor Bupati Sumenep lantai 2 itu dihadiri unsur Forkopimda, para camat, serta perangkat OPD terkait.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumenep, Dadang Dedy Iskandar menegaskan bahwa FGD ini dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antarlembaga guna menjaga stabilitas inflasi daerah menjelang akhir tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan utama FGD hari ini adalah memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama dalam mengantisipasi dinamika harga dan pasokan. Dengan koordinasi yang kuat, stabilitas inflasi di Kabupaten Sumenep dapat tetap terjaga,” tutur Dadang.

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, yang membuka acara secara resmi, menekankan bahwa konsumsi masyarakat biasanya meningkat menjelang perayaan hari besar keagamaan. Kondisi tersebut kerap memicu gejolak harga, terutama pada komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging sapi, cabai, dan bawang.

“Melalui FGD ini, kami ingin memastikan pasokan aman, harga tetap terkendali, dan distribusi berjalan lancar. Masyarakat harus merasa tenang dan tidak khawatir terhadap potensi kenaikan harga,” tegasnya.

Wabup juga meminta perangkat daerah untuk melakukan pemetaan komoditas yang berpotensi mengalami lonjakan permintaan maupun harga. Ia menekankan pentingnya laporan perkembangan stok dan distribusi komoditas secara rutin, akurat, dan terukur.

Penjabat Sekretaris Daerah Sumenep, R. Ach. Syahwan Effendi, turut memberikan penguatan terkait percepatan digitalisasi pemantauan inflasi daerah. Ia memaparkan bahwa Pemkab Sumenep telah mengembangkan Sistem Informasi Bahan Pokok dan fitur Cek Inflasi Lokal.

“Melalui sistem ini, para camat kami dorong untuk melakukan update harian harga komoditas di pasar lokal. Dengan begitu, data dapat kami pantau secara real-time dan langkah pengendalian bisa lebih cepat,” jelasnya.

FGD menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, di antaranya Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur Dr. Mhd. Aftabuddin; Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Petrus Endria Effendhi; serta perwakilan Bulog dan BPS Sumenep.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan komoditas pokok, menstabilkan harga, serta memastikan seluruh pemangku kepentingan bergerak serempak dalam mengendalikan inflasi jelang Natal dan Tahun Baru.

 

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB