Gaji Nunggak, Karyawan PT Primissima Minta Bantuan Sri Sultan HB X

Selasa, 9 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, Detikzone.id – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengaku prihatin atas kondisi PT Primissima, perusahaan tekstil yang terancam tutup.

Raja Keraton Yogyakarta menekankan pentingnya menyelesaikan permasalahan karyawan yang dirugikan akibat tunggakan gaji dan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Memang dari awal tidak tahu kenapa tidak diselesaikan. Jangan sampai karyawan itu dirugikan,” ujar Sri Sultan HB X pada Selasa (9/7/2024) di Bangsal Kepatihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak dulu, perusahaan ini selalu merugi dan tidak pernah berbenah diri seperti hidup segan mati tak mau. Dari dulu kok tidak pernah selesai. Jadi dari kami (Pemda) turut prihatin,” imbuh Sultan.

Saat ditanya apakah Pemda DIY akan kembali membeli saham perusahaan bidang produksi tekstil tersebut. Sultan mengaku tidak ada niatan untuk itu. Alasannya, agar tidak menambah beban bagi Pemda DIY.

“Kami enggak berani nawar lagi menjadi BUMD seperti sekitar 7-8 tahun yang lalu. Karena misal nanti diambil alih juga saya pusing juga,” ucapnya.

Sebagaimana telah diketahui, beberapa waktu lalu karyawan PT. Primisima- pun berunjuk rasa menuntut hak mereka yang diklaim belum dibayarkan selama berbulan-bulan.

Dari sejumlah karyawan tersebut, ada 15 orang karyawan yang belum dibayar gajinya dengan jumlah sekitar Rp108 juta beserta tunggakan BPJS dari 2020 silam.

Sebelumnya dikabarkan pula Kementerian BUMN telah memcatat ada 14 BUMN yang dinilai bermasalah salah satunya PT Primissima.

 

Penulis : Rio

Berita Terkait

Sinergi PLN Nusantara Power UP Gresik dan Pokmaswas Hijau Daun Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Bawean Gresik
Program Rutilahu Sumenep Wujudkan Impian Suiyeh Miliki Rumah Layak Huni
Sumenep Jadi Magnet Daerah Lain, Pemprov NTB Datang Pelajari Inovasi Pemerintahan
Era Baru Belanja Daerah, Probolinggo Uji Nyali Penyedia Jasa lewat Mini Kompetisi
Gandeng Pemprov Jatim, DPUPR Probolinggo Cetak SDM Konstruksi Berbasis BIM
Tak Sekadar Sepakat, Bupati Fauzi Ingin Sinergi Pemkab-DPRD Sumenep Berbuah Kesejahteraan
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan, Bupati Fauzi Apresiasi Sinergi DPRD Demi Sumenep Lebih Maju
Banggar DPRD Sumenep Bedah APBD 2025, Serapan Anggaran Membaik, PAD Tetap Jadi Tantangan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:26 WIB

Sinergi PLN Nusantara Power UP Gresik dan Pokmaswas Hijau Daun Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Bawean Gresik

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:56 WIB

Program Rutilahu Sumenep Wujudkan Impian Suiyeh Miliki Rumah Layak Huni

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:28 WIB

Sumenep Jadi Magnet Daerah Lain, Pemprov NTB Datang Pelajari Inovasi Pemerintahan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:22 WIB

Era Baru Belanja Daerah, Probolinggo Uji Nyali Penyedia Jasa lewat Mini Kompetisi

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:36 WIB

Gandeng Pemprov Jatim, DPUPR Probolinggo Cetak SDM Konstruksi Berbasis BIM

Berita Terbaru