Jurnalis Sumenep Independen Dorong Penertiban PKL yang Lebih Beretika di Kawasan UINSA

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA — Ketua Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep memberikan edukasi kepada petugas terkait penataan lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di belakang Kampus Universitas Islam Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Ahad (7/12/2025).

Edukasi tersebut dilakukan menyusul adanya tindakan pengusiran terhadap para PKL yang dinilai mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Pengusiran itu terjadi tepat saat rombongan JSI Sumenep melaksanakan Program Saku Berkah dan memborong dagangan sejumlah PKL yang berjualan di area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen itu menjadi pemicu Ketua JSI Sumenep, Igusty Madani, untuk memberikan pemahaman langsung kepada petugas mengenai pentingnya pendekatan persuasif dalam penertiban PKL.

Menurut Igusty, regulasi kawasan memang harus dijalankan, namun implementasinya tidak boleh mengabaikan etika dan nilai kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa petugas wajib menjalankan tugas dengan cara yang halus, sopan, dan mengedepankan rasa hormat kepada warga kecil yang menggantungkan hidup dari berdagang.

“Cara-cara halus dan baik harus tetap dilakukan agar PKL tidak merasa termarginalkan atau diusir. Itu penting bagi petugas untuk memahami teknik komunikasi yang baik dan beretika,” ujarnya kepada media saat memberikan edukasi kepada petugas di Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Igusty menambahkan, keberadaan PKL bukan semata persoalan ketertiban, melainkan juga terkait nasib dan kesejahteraan keluarga mereka.

Banyak PKL, katanya, berjualan demi membiayai pendidikan anak-anak dan memenuhi kebutuhan hidup yang semakin berat.

Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki peran penting untuk menyediakan solusi konkret, bukan hanya melakukan penertiban sepihak.

Salah satunya dengan menyediakan lokasi strategis yang layak dan tidak mengganggu lalu lintas, sehingga PKL dapat tetap bekerja tanpa harus berhadapan dengan tindakan represif.

“PKL membutuhkan kepedulian pemerintah. Mereka berjuang mengadu nasib demi masa depan anak-anaknya. Karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian serius dan menyiapkan tempat yang manusiawi sehingga ekonomi mereka bisa terselamatkan,” tambahnya.

Edukasi JSI Sumenep kepada petugas ini mendapat respons positif di lapangan.

Harapannya, ke depan penataan PKL di kawasan UINSA dan daerah lainnya bisa dilakukan lebih bijak, berempati, serta tidak menimbulkan kesan diskriminatif terhadap para pedagang kecil.

Sementara itu, Petugas Satpam yang berada di lokasi, Yuda MS meminta maaf kepada Rekan-rekan JSI akibat ulah temannya, Ahmad Hanif selaku bawahannya yang kurang etis menyampaikan kepada PKL terkait larangan dilokasi tersebut.

“Kami mohon maaf apabila perkataan rekan kami kurang baik dan kurang berkenan, kami akan evaluasi nanti dan mengarahkan, ” singkatnya Yuda saat berdiskusi dengan Ketua JSI Sumenep, Ahad 7 Desember 2025.

Penulis : Ila

Berita Terkait

Muliakan Ribuan Anak Yatim Sumenep di Momentum Muharram, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Jika Ingin Dicintai Rasulullah, Maka Cintai dan Sayangi Anak Yatim
Ajak Wartawan Jadi Agen Kebaikan, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Mari Bantu Yatim dan Dhuafa Bersama-sama, Semoga Kelak Minum dari Telaga Al-Kautsar
Ribuan Anak Yatim Sudah Pulang, Founder BIP Masih Dikerumuni Kaum Dhuafa, Dengarkan Keluhan Anak Sakit hingga Butuh Operasi, Bantuan Tambahan Langsung Disalurkan
Valen DA7 Bersama BIP Tebar Kepedulian di Dua Wilayah, Ratusan Paket Sembako dan Uang Mengalir ke Kangean, Ribuan Anak Yatim Dimuliakan di Sumenep
Aksi Kemanusiaan Detikzone.id Terus Bergerak, Anak Yatim Sumenep Kembali Disapa Haru di Hari ke-19 Program Berbagi Setiap Hari
Istiqomah Menebar Kebaikan, BIP Kembali Hadir di Momentum Muharram Bersama Ribuan Yatim dan Dhuafa di Sumenep
Hari Ini, Bani Insan Peduli Satukan Ribuan Anak Yatim Madura dalam Doa Bersama dan Santunan Akbar di Sumenep
Usai Sentuh Anak Yatim, Hari Ke-18 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Tua di Sumenep, Hadirkan Harapan di Tengah Keterbatasan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:04 WIB

Muliakan Ribuan Anak Yatim Sumenep di Momentum Muharram, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Jika Ingin Dicintai Rasulullah, Maka Cintai dan Sayangi Anak Yatim

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:46 WIB

Ajak Wartawan Jadi Agen Kebaikan, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Mari Bantu Yatim dan Dhuafa Bersama-sama, Semoga Kelak Minum dari Telaga Al-Kautsar

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:34 WIB

Ribuan Anak Yatim Sudah Pulang, Founder BIP Masih Dikerumuni Kaum Dhuafa, Dengarkan Keluhan Anak Sakit hingga Butuh Operasi, Bantuan Tambahan Langsung Disalurkan

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:56 WIB

Valen DA7 Bersama BIP Tebar Kepedulian di Dua Wilayah, Ratusan Paket Sembako dan Uang Mengalir ke Kangean, Ribuan Anak Yatim Dimuliakan di Sumenep

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:17 WIB

Istiqomah Menebar Kebaikan, BIP Kembali Hadir di Momentum Muharram Bersama Ribuan Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Berita Terbaru