Sumenep – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep terus memperkuat integritas aparatur sipil negara melalui penyelenggaraan sosialisasi Mitigasi Pencegahan Korupsi bagi para petugas pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, menegaskan bahwa ASN yang bertugas di MPP memegang peranan sangat strategis. Mereka merupakan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam proses perizinan maupun nonperizinan sehingga harus memiliki pemahaman kuat mengenai risiko dan potensi terjadinya tindakan korupsi.
“Para ASN yang menjalankan tugas di MPP memiliki peran penting, mengingat mereka merupakan garda terdepan dalam berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi di kantor DPMPTSP, Jumat (12/12/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran ASN tentang pola dan bentuk penyimpangan yang mungkin terjadi di lingkungan pelayanan, baik berupa penyalahgunaan wewenang, gratifikasi, maupun bentuk korupsi lainnya. Dengan memahami risiko tersebut, ASN diharapkan dapat bekerja lebih waspada dan berintegritas.
Pihaknya menekankan bahwa seluruh aparatur di lingkungan DPMPTSP, termasuk para petugas di MPP, harus membangun budaya kerja yang bersih, profesional, serta memahami aturan dan konsekuensi hukum terkait tindak pidana korupsi.
“Mereka yang bertugas di MPP harus meningkatkan kesadaran dan komitmen mencegah tindakan korupsi dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kabupaten Sumenep dan diikuti oleh seluruh pejabat serta staf DPMPTSP. Selain sebagai upaya pencegahan, kegiatan tersebut juga bertujuan memetakan potensi kerawanan korupsi serta memperkuat budaya kerja yang transparan dan akuntabel.
R. Abd. Rahman Riadi berharap seluruh ASN di Mal Pelayanan Publik dapat menjadi agen perubahan—menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pamrih.
“Kami optimis dengan komitmen bersama, kita bisa menciptakan lingkungan pelayanan publik yang bersih, kredibel, dan terpercaya, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” pungkasnya.
Penulis : Redaksi









