DPD LDII Kota Kediri Siap Gelar Musda VII Usung Misi Penguatan SDM Profesional Religius

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Detikzone.id – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Kediri menggelar Media Gathering yang sukses menarik perhatian 75 jurnalis dari berbagai media massa—online, cetak, dan televisi—pada Minggu (14/12/2025) di Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri. Secara resmi mengumumkan kesiapan penuh mereka untuk menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII.

Musda ke-VII yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, ini membawa tema utama yang visioner: “Mewujudkan SDM Profesional Religius untuk Kota Kediri Mapan dan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema ini menjadi penekanan utama DPD LDII dalam upaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya memiliki keahlian tinggi, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara Media Gathering dibuka dengan sambutan hangat dari Pimpinan Ponpes Wali Barokah, H. Sunarto. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa meskipun secara struktural Ponpes Wali Barokah dan LDII merupakan dua entitas yang berbeda, secara historis dan visi, keduanya tidak dapat dipisahkan.

”Kami diamanahi untuk mencetak kader-kader unggul yang siap berkontribusi maksimal kepada pemerintah. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat luas,” tutur H. Sunarto, yang hadir didampingi Ketua DPD LDII Kota Kediri, Agung Priyanto, dan Ketua Panitia Musda Ke-VII, Lukman Efendi.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Kediri, Agung Priyanto, menyampaikan inti dari visi organisasi. Menurutnya, Musda ini adalah momentum evaluasi dan konsolidasi untuk menjadikan LDII sebagai agen perubahan dan pembangunan positif di Kota Kediri melalui dakwah yang menyejukkan.

Ia merincikan definisi dari SDM yang diusung:
* Profesional: SDM yang memiliki keahlian, keterampilan, dan pendidikan setinggi-tingginya, serta mampu menghasilkan finansial yang barokah.
* Religius: SDM yang memiliki pemahaman mendalam tentang ajaran agama (ahli faqih), paham mana dosa dan pahala, serta memiliki jiwa kemandirian, artinya tidak hanya bergantung kepada orang lain.

Kontribusi LDII Kediri ini difokuskan pada delapan bidang program prioritas yang sepenuhnya sejalan dengan program strategis nasional “Asta Cita”, Provinsi Jawa Timur, hingga program lokal Kota Kediri “MAPAN”. Delapan bidang tersebut meliputi: Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk menumbuhkan nasionalisme tinggi. Dakwah yang menyejukkan. Pendidikan Karakter yang berfokus pada 29 karakter luhur. Pengembangan Ekonomi Syariah. Peningkatan Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup. Pemanfaatan Kesehatan Herbal dari kekayaan alam. Optimalisasi Teknologi Informasi untuk dakwah dan pendidikan. Inisiasi Energi dan Penerangan ramah lingkungan.

Musda Ke-VII yang akan diikuti oleh kisaran 400 peserta dan ratusan tamu undangan (total kurang lebih 500 orang) ini tidak hanya berisi agenda formal pemilihan pengurus masa bakti 2025-2030 dan evaluasi program.

Panitia telah merancang rangkaian kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang padat karya:
* Seminar Kompetensi: Kegiatan ini mencakup seminar peningkatan kompetensi ustadz/ustadzah serta seminar tentang kesehatan lingkungan hidup.

* Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Diadakan Bazar UMKM yang melibatkan 15 pelaku usaha di sekitar pondok. Ketua Panitia, Lukman Efendi, menjelaskan, “Pembatasan peserta Bazar UMKM hanya 15 bertujuan agar perekonomian di sekitar pondok lebih dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.”

* Bakti Sosial dan Lingkungan: Dilaksanakan pembagian 100 paket sembako di tiga kecamatan dan inisiasi penghijauan dengan menanam 100 tanaman hias. Tanaman hias ini rencananya akan diserahkan kepada Walikota Kediri, Vinanda, sebagai bentuk kontribusi LDII untuk keindahan taman-taman kota.

* Refleksi dan Keagamaan: Musda juga akan diselingi kegiatan refleksi akhir tahun dan sesi sharing terkait keberagaman beragama bersama Ketua PCNU, menunjukkan komitmen LDII pada toleransi dan keharmonisan antarumat beragama.

Mengakhiri sambutannya, Agung Priyanto tak lupa menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana alam yang menimpa saudara-saudari di Sumatera dan Aceh. “Semoga kita semua diberikan ketabahan dan kekuatan serta senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya, seraya menegaskan peran aktif LDII dalam menggalang donasi bagi korban bencana.

Lukman Efendi menambahkan bahwa seluruh rangkaian Musda pada Rabu (17/12/2025) akan berpusat di gedung lantai 5 Pondok Wali Barokah, dimulai tepat pukul 08.00 WIB hingga selesai pada pukul 16.00 WIB.

 

Penulis : Wasis

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB