Hindari Ketergantungan Gadget Pada Anak,Taman Kelinci Gatra Kencana Jadi Alternatif Para Orangtua

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Dampak kemajuan sarana teknologi termasuk pada alat komunikasi Handphone atau Gadget menjadikan piranti ini menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari, Gagdet bahkan sekarang banyak didominasi pemakaiannya setiap saat oleh anak-anak karena lengkapnya fitur permainan dan hiburan di dalamnya hal ini menimbulkan rasa kekuatiran para orangtua.

Untuk mengalihkan ketergantungan bermain HP pada anak banyak solusi yang bisa di tempuh para orangtua, salah satunya dengan mengajak bermain di luar rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Taman Kelinci Gatra Kencana menjadi salah satu alternatifnya terletak di Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Taman yang terletak di Tengah persawahan dengan view nuansa klasik pedesaan ini, sangat baik untuk edukasi anak, menawarkan wisata edukasi yang menyenangkan, mengenalkan anak pada alam dan hewan secara langsung.

Taman kelinci tersebut merupakan bagian dari Taman Edukasi wisata Gatra Kencana yang sudah ada beberapa tahun ini,Menurut Wahmu ( 60 ) pendiri sekaligus pengelola taman , dibuatnya taman kelinci bertujuan untuk mengurangi ketergantungan gadget pada anak, serta mengajarkan empati, tanggung jawab, dan pengetahuan tentang lingkungan serta rantai makanan melalui interaksi dengan kelinci, tanaman, menjadikannya pengalaman belajar yang praktis dan menyenangkan.

“Anak-anak bisa berinteraksi langsung memberi makan, mengelus kelinci yang jinak, dan belajar tentang jenis-jenisnya, disamping itu untuk mengurangi Ketergantungan Gadget pada anak,” ujarnya , pada Minggu ( 14/12 ).

Dirinya menambahkan, Jika Keberadaan taman kelinci, menjadi alternatif rekreasi di luar ruang yang aktif dan interaktif, jauh dari Gadget pada Anak,

“Anak bisa belajar empati dan tanggung Jawab, memahami cara merawat dan menyayangi makhluk hidup,”tutupnya.

Terpisah,Seorang pengunjung taman kelinci bernama Dian (30 ) mengatakan, jika memberi makan kelinci dengan wortel ataupun sayuran lainnya, menjadi hiburan edukasi pada buah hatinya.

“Meningkatkan Keceriaan anak tampak jelas, sembari berinteraksi dengan kelinci tersebut atau sekadar memberinya wortel, aneka permainan serba digital seperti sekarang ini, berdampak buruk bagi perkembangan anak saya takut, makanya saya bawa kesini, Tempatnya bagus untuk edukasi anak,” tuturnya.

Seperti namanya, Taman Kelinci menjadi rumah bagi banyak kelinci lucu yang bebas berkeliaran. Anak-anak bisa memberi makan, berfoto, hingga bermain langsung bersama hewan menggemaskan ini. Tak hanya itu, terdapat juga rumah hobbit, spot foto tematik, dan area outbound sederhana yang cocok untuk anak-anak.

Bagi pengunjung yang ingin belajar, tersedia pula wahana edukasi berupa areal persawahan dan kebun sayur serta taman bunga yang indah.

Soal fasilitas, pengelola menyediakan area parkir, toilet, hingga kios makanan untuk pengunjung.

Harga tiket masuk sangat terjangkau, yaitu hanya Rp10.000, sudah termasuk ke area taman kelincinya,sedangkan biaya parkir berkisar Rp.2000 untuk sepeda motor dan Rp.5000 untuk mobil.( Ragil).

Berita Terkait

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual
Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C di Desanya
Digitise Innovations Gandeng STMIK Tazkia, Gelar Business Coaching “Praktek Langsung dari Nol” untuk Digitalisasi UMKM
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:11 WIB

Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:46 WIB

Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIB

Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C di Desanya

Berita Terbaru