SUMENEP — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari berbagai penjuru Kabupaten Sumenep mengikuti Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Selasa (16/12/2025). Kegiatan tersebut digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep dan berlangsung dengan penuh semangat serta antusiasme.
Lomba Gerak Jalan tingkat MI se-Kabupaten Sumenep itu secara resmi dibuka dan dilepas oleh Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid. Sejak start hingga garis finis, para peserta menampilkan kekompakan barisan, disiplin langkah, serta semangat kebersamaan yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan karakter di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Abdul Wasid menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan HAB ke-80 Kemenag RI, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik sejak usia dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui lomba gerak jalan ini, kita ingin membentuk karakter siswa madrasah yang sehat, disiplin, sportif, dan memiliki jiwa kebersamaan serta semangat kebangsaan,” ujar Wasid.
Ia menambahkan, madrasah tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan akademik dan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, tangguh, dan cinta tanah air.
Sepanjang pelaksanaan lomba, suasana tampak meriah. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan perlombaan, sementara guru pendamping dan masyarakat turut memberikan dukungan serta semangat dari sisi lintasan.
Lomba Gerak Jalan tingkat MI ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HAB ke-80 Kemenag RI di Kabupaten Sumenep. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar warga madrasah serta memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan Kementerian Agama.
Melalui momentum Hari Amal Bakti, Kemenag Sumenep terus mendorong kegiatan-kegiatan edukatif dan partisipatif sebagai upaya menanamkan nilai kebersamaan, disiplin, dan nasionalisme kepada generasi penerus bangsa.
Penulis : Redaksi








