SUMENEP, 17 Desember 2025 – Di tengah kesibukan rutinitas pemerintahan, Pujasera Pemkab Sumenep hadir sebagai ruang yang lebih dari sekadar kantin. Terletak strategis di kompleks Kantor Bupati, Pujasera merupakan wadah untuk menikmati kuliner lokal, membangun interaksi sosial, dan mendukung pelaku UMKM di Kabupaten Sumenep.
Pujasera menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman, mulai dari Nasi Rujak, Rujak Ghir Sereng, Nasi Ayam Penyet, Nasi Pecel, Gado-gado, hingga camilan tradisional seperti Tahu Walik, Risoles Mayo, Lumpia, dan Tahu Petis. Minumannya pun beragam, mulai kopi tubruk, kopi susu, teh susu, hingga kopi jahe gemperk dan jahe geprek. Setiap menu dirancang untuk memanjakan lidah sekaligus menghadirkan pengalaman kuliner lokal yang otentik.
Meski fasilitasnya nyaman dan representatif, Pujasera kerap sepi pengunjung, terutama ASN dan pejabat yang justru lebih memilih makan di luar. Padahal, hadir di Pujasera bukan hanya soal menikmati makanan, tetapi juga mendukung ekonomi lokal, memperkuat jejaring sosial, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lani, anggota AMJ Korda Sumenep, menekankan pentingnya kehadiran ASN dan pejabat di Pujasera.
“Dengan meramaikan Pujasera, kita tidak hanya mendukung UMKM lokal, tetapi juga membangun interaksi sosial antarpegawai. Tempat ini aman, nyaman, dan menjadi sarana bagi ide-ide kreatif lahir di sela jam kerja,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).
Seorang wartawan senior yang memantau kegiatan Pujasera menambahkan, kantin ini bisa menjadi laboratorium sosial. ASN dapat saling bertukar cerita, berdiskusi, dan mencetuskan gagasan inovatif. Selain itu, masyarakat juga bisa belajar menghargai produk lokal, memahami pentingnya kolaborasi sosial, dan menyadari dampak positif dukungan terhadap UMKM.
Oleh karena itu, Pujasera Pemkab Sumenep bukan hanya dikonsep menjadi tempat makan, tetapi wadah edukatif dan sosial yang mengajarkan nilai kolaborasi, kepedulian, dan keberlanjutan ekonomi lokal. Setiap kunjungan ASN dan pejabat menjadi kontribusi nyata bagi kehidupan sosial yang harmonis dan ekonomi yang berkembang.
“Mari, para ASN, pejabat, dan seluruh staf di lingkungan Pemkab Sumenep, ramaikan Pujasera! Jadikan momen makan siang bukan hanya untuk mengisi perut, tetapi juga untuk mendukung pedagang lokal, membangun jejaring sosial yang kuat, dan menumbuhkan budaya kerja yang peduli terhadap masyarakat serta lingkungan. Bersama, kita wujudkan Pujasera Pemkab Sumenep sebagai jantung kuliner yang hidup, inspiratif, dan mendidik,” tandasnya.
Penulis : Redaksi








