Naghfir Ajak Seluruh Masyarakat Ikut Wakaf Berjamaah Pesantren Tahfidz Al-Qur’an di Batuan Sumenep

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mari bergandeng tangan menanam pahala jariyah! Bersama Bapak Naghfir, kita membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari Wakaf Berjamaah. Tanah seluas 280 m² akan dibangun menjadi Pesantren Tahfidh Al-Qur’an, tempat lahirnya generasi Qur’ani yang akan menerangi umat dengan ilmu dan akhlak.

Mari bergandeng tangan menanam pahala jariyah! Bersama Bapak Naghfir, kita membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari Wakaf Berjamaah. Tanah seluas 280 m² akan dibangun menjadi Pesantren Tahfidh Al-Qur’an, tempat lahirnya generasi Qur’ani yang akan menerangi umat dengan ilmu dan akhlak.

Sumenep,  Jumat, 19/12/2025- Di atas sebidang tanah yang masih dipenuhi dedaunan kering dan jejak waktu, harapan besar tengah ditanam. Yayasan Madrasah Tahfidz Al-Qur’an Maqomam Mahmuda Batuan, Kabupaten Sumenep, menginisiasi gerakan Wakaf Berjamaah sebagai ikhtiar membangun sarana Pesantren Tahfidz Al-Qur’an—sebuah investasi akhirat yang manfaatnya akan terus mengalir lintas generasi.

Program wakaf ini menyasar pembelian tanah seluas 280 meter persegi, yang berlokasi tepat di sebelah selatan dan berdampingan langsung dengan Madrasah Tahfidz Al-Qur’an Maqomam Mahmuda. Tanah tersebut direncanakan menjadi bagian penting dalam pengembangan fasilitas pendidikan Al-Qur’an bagi para santri penghafal kalam Ilahi.

Dengan skema wakaf yang inklusif, masyarakat diajak berpartisipasi melalui harga Rp500.000 per meter, bahkan dapat dimulai dari nominal Rp50.000. Konsep wakaf berjamaah ini membuka ruang bagi siapa saja untuk terlibat, menegaskan bahwa kontribusi terhadap pendidikan Islam tidak harus menunggu kelapangan besar, tetapi dimulai dari keikhlasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua pelaksana pembelian tanah,  Naghfir, S.HI., S.H., M.Kn, menegaskan bahwa wakaf ini bukan hanya tentang transaksi tanah, melainkan ikhtiar kolektif membangun peradaban berbasis Al-Qur’an.

Menurut dia, setiap jengkal tanah yang diwakafkan akan menjadi saksi lahirnya para penghafal Al-Qur’an yang kelak menerangi umat dengan ilmu dan akhlak.

“Lebih dari pembangunan fisik, gerakan ini mengandung pesan edukatif yang mendalam: bahwa wakaf adalah instrumen sosial Islam yang mampu memperkuat akses pendidikan, memperluas manfaat ekonomi umat, serta menanam pahala jariyah yang tak terputus oleh waktu,” tegasnya.

Panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyalurkan wakaf melalui rekening resmi Madrasah Tahfiz Al-Qur’an Maqomam Mahmuda Batuan maupun hadir langsung ke sekretariat.

Untuk mendukung kelancaran program Wakaf Berjamaah Pembangunan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Maqomam Mahmuda Batuan, panitia menyediakan rekening resmi penyaluran wakaf dan infak sebagai berikut:

Bank BRI
No. Rekening: 0095-01-035412-53-4
Atas Nama: Madrasah Tahfidh Al Qur’an (MTA) Maqomam Mahmuda Batuan

Selain melalui transfer bank, masyarakat juga dapat menyalurkan wakaf secara langsung dengan hadir ke Sekretariat Madrasah Tahfidz Al-Qur’an Maqomam Mahmuda Batuan, yang berlokasi di belakang Kantor Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Dengan semangat kebersamaan, wakaf berjamaah ini diharapkan menjadi tonggak penting lahirnya generasi Qur’ani dari Bumi Sumenep.

Di sinilah wakaf menemukan maknanya yang hakiki, dari tanah sederhana, tumbuh cahaya Al-Qur’an yang menerangi masa depan umat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme
Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat
Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa
Sinergi Fastabiqul Khairat BIP dan IPDA Purnomo Hadir Usai Seorang Ibu Ketahuan Mencuri Demi Kebutuhan Anak-anaknya
Hari ke-43 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Terus Menyalakan Cahaya Harapan bagi Dhuafa
BIP dan Griya Lansia Malang Akhiri Polemik, Publik Diajak Melihat Substansi Kemanusiaan
BIP Tak Pernah Membatalkan Bantuan 2 M, Justru Dikembalikan Griya Lansia Malang
Miskomunikasi Bantuan Rp2 Miliar BIP di Griya Lansia Malang dan Penyematan Nama Ibunda, Bang Ali: Salahkah Saya Menyematkan Nama Orang Tua Saya?

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:43 WIB

Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:21 WIB

Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa

Senin, 13 Juli 2026 - 23:30 WIB

Sinergi Fastabiqul Khairat BIP dan IPDA Purnomo Hadir Usai Seorang Ibu Ketahuan Mencuri Demi Kebutuhan Anak-anaknya

Senin, 13 Juli 2026 - 17:55 WIB

Hari ke-43 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Terus Menyalakan Cahaya Harapan bagi Dhuafa

Berita Terbaru