SUMENEP — Sekitar 40 mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Senin (29/12/2025). Kegiatan berlangsung sejak pukul 13.20 hingga 14.55 WIB, dengan pengamanan ketat dari Polres Sumenep.
Aksi yang dikomandoi oleh M. Wakil ini menyoroti evaluasi kinerja Disbudporapar selama satu tahun kepemimpinan Mohammad Iksan, terutama terkait pelaksanaan kalender event, transparansi anggaran, serta proses seleksi atlet Porprov Jawa Timur 2025, khususnya cabang bulutangkis.
Massa membawa megaphone, spanduk kain, pamflet, pigura foto Kepala Disbudporapar, dan bendera organisasi sebagai simbol tuntutan mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam orasinya, PMII UNIBA menekankan pentingnya transparansi, keadilan, dan keberpihakan program terhadap masyarakat serta pelestarian budaya lokal.
Sekitar pukul 13.52 WIB, Kepala Disbudporapar Moh. Iksan menemui mahasiswa dan berdialog langsung.
Ia menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan, menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan Disbudporapar, dan meminta maaf atas kekurangan yang ada. Dialog berlangsung terbuka, dengan kedua pihak menyampaikan tanggapan dan klarifikasi.
Puncak aksi terjadi pukul 14.35 WIB dengan pembakaran ban simbolik, pengucapan sumpah mahasiswa, dan pernyataan sikap. Aksi berakhir tertib pada pukul 14.55 WIB.
Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pengamanan maksimal terhadap setiap penyampaian pendapat di muka umum.
“Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, lancar, tertib, dan kondusif,” tegasnya.
Penulis : Redaksi







