Pemprov Jateng Matangkan Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka 4 Februari

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memfinalisasi persiapan program mudik dan balik rantau gratis menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Program tahunan ini kembali digelar sebagai bentuk pelayanan pemerintah untuk membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dan kembali ke perantauan secara aman, nyaman, dan terjangkau.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama perwakilan pemerintah kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha. Rapat berlangsung di Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran Semarang, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Sumarno menegaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan memastikan seluruh pihak siap berkontribusi dalam mendukung kelancaran program mudik dan balik rantau gratis Lebaran 2026.

Menurutnya, program tersebut merupakan agenda rutin yang selalu dievaluasi dari tahun ke tahun guna meningkatkan kualitas layanan.

Berbagai kendala yang muncul pada pelaksanaan sebelumnya dijadikan bahan perbaikan agar penyelenggaraan tahun ini berjalan lebih optimal.

“Program ini kita siapkan untuk memudahkan masyarakat agar bisa mudik dengan aman dan selamat. Evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar perbaikan pelaksanaan mudik dan balik rantau pada 2026,” ujar Sumarno.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah hingga BUMN, BUMD, dan pelaku usaha yang turut berpartisipasi menyediakan armada transportasi.

Meski demikian, Sumarno menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama.

Seluruh kendaraan dan awak transportasi yang digunakan dalam program mudik dan balik rantau gratis diwajibkan memenuhi standar kelayakan dan keselamatan sesuai ketentuan pemerintah.

Ia menekankan tidak boleh ada kompromi terhadap faktor keamanan demi keselamatan para peserta.

Hingga saat ini, Pemprov Jateng telah menginventarisasi sebanyak 349 unit bus dan 20 rangkaian kereta api yang akan melayani peserta mudik dan balik rantau Lebaran 2026.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah untuk menyamai bahkan melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai 383 unit bus.

“Jumlah armada saat ini memang masih di bawah tahun lalu, namun kami terus berupaya agar minimal sama, bahkan jika memungkinkan bisa ditambah,” kata Sumarno.

Selain armada, Pemprov Jateng juga menerima berbagai masukan dari paguyuban peserta mudik terkait penambahan titik keberangkatan dan tujuan.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah akan melakukan pemetaan berdasarkan sebaran domisili peserta.

Dengan penambahan titik keberangkatan yang lebih dekat dari tempat tinggal, diharapkan masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk menuju lokasi pemberangkatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kajian ulang terhadap titik-titik satelit pemberangkatan mudik dan balik rantau 2026.

Ia menjelaskan, pemetaan titik satelit telah dilakukan, khususnya untuk layanan balik rantau gratis. Sebagai contoh, lokasi pemberangkatan di Asrama Haji Donohudan Boyolali akan didukung titik satelit di Sragen, Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Terminal Tipe A Mangkang juga dilengkapi titik satelit di Jepara dan Blora.

Sementara itu, Terminal Tipe A Bulupitu Banyumas akan melayani peserta dari Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Sebagai informasi, pelaksanaan mudik gratis Lebaran 2026 direncanakan berlangsung pada 16–17 Maret 2026 dengan titik pemberangkatan di Museum Purna Bhakti Pertiwi Jakarta Timur, PT Dirgantara Indonesia Bandung, serta Stasiun Pasar Senen Jakarta. Adapun program balik rantau gratis akan dilaksanakan pada 27–28 Maret 2026.

Pendaftaran mudik gratis menggunakan bus dijadwalkan dibuka pada 4 Februari 2026, sedangkan pendaftaran moda kereta api akan dibuka mulai 11 Februari 2026.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli
Lawan Rentenir dan Perkuat UMKM, TPAKD Sumenep Gaspol Program Keuangan 2026
NU Bukan Komoditas! Muktamar Harus Murni dan Bersih dari Mainan Aktor Politik
PT Wijaya Maritim Agensi Tawarkan Layanan Keagenan Kapal Profesional di Gresik
Ketum PWO IN Hadir di Depok, Halal Bi Halal Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Nasional
Konsolidasi Besar Partai Pelita, M. Din Syamsuddin Tegaskan Arah Baru Politik Nasional
Panen 45 Kg Lele, Rutan Pemalang Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP
Tumbuhkan Rasa Nasionalisme,TNI AL Pemalang Berikan Materi Kepada Siswa Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:53 WIB

Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli

Rabu, 15 April 2026 - 13:21 WIB

NU Bukan Komoditas! Muktamar Harus Murni dan Bersih dari Mainan Aktor Politik

Rabu, 15 April 2026 - 12:08 WIB

PT Wijaya Maritim Agensi Tawarkan Layanan Keagenan Kapal Profesional di Gresik

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Ketum PWO IN Hadir di Depok, Halal Bi Halal Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 11:21 WIB

Konsolidasi Besar Partai Pelita, M. Din Syamsuddin Tegaskan Arah Baru Politik Nasional

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB