Rasa Jadi Senjata: Kedai Bintang Sumenep, Sederhana tapi Beromzet Rp3–6 Juta per Hari

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Yayuk, pemilik Kedai Bintang Sumenep, di balik kedai sederhana yang mengandalkan rasa sebagai senjata utama menarik pelanggan.

Foto : Yayuk, pemilik Kedai Bintang Sumenep, di balik kedai sederhana yang mengandalkan rasa sebagai senjata utama menarik pelanggan.

SUMENEP – Usaha kuliner tak selalu harus dimulai dengan tempat mewah dan modal besar. Kedai Bintang di Jl. Arya Wiraraja, tepat di depan MR Ball Sumenep, menjadi contoh nyata bahwa konsep sederhana, jika dikelola dengan cerdas, mampu menghasilkan omzet yang menjanjikan. Dengan harga terjangkau dan menu yang akrab di lidah masyarakat, Kedai Bintang diperkirakan memiliki potensi omzet minimal Rp3 juta hingga Rp6 juta per hari.

Angka tersebut dinilai realistis melihat tingginya kunjungan pelanggan, variasi menu, serta durasi nongkrong yang relatif lama berkat fasilitas hiburan karaoke gratis.

Kedai ini menyasar segmen masyarakat luas: pelajar, pekerja, hingga keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menu yang ditawarkan pun edukatif bagi pelaku UMKM, karena berangkat dari makanan sehari-hari yang mudah dijual namun konsisten diminati. Mulai dari nasi pecel, nasi rames, nasi soto, lalapan ayam, nila, dorang, hingga olahan seafood seperti cumi, udang, dan ikan laut segar.

Minuman yang disediakan juga memadukan menu klasik dan kekinian, seperti es teh, jeruk peras, kopi, susu jahe, hingga minuman favorit “Josua”.

Kombinasi ini membuat pelanggan tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga bertahan lebih lama untuk bersantai.

Owner Kedai Bintang, Yayuk, menegaskan bahwa kunci usaha bukan pada kemewahan tempat, melainkan pada rasa, pelayanan, dan kenyamanan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa tempat sederhana bukan halangan untuk sukses. Yang penting konsisten rasa, harga bersahabat, dan pengunjung merasa senang,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).

Kehadiran karaoke gratis menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki kedai makan sederhana. Strategi ini terbukti efektif menarik pelanggan dan meningkatkan nilai transaksi per kunjungan.

Bagi masyarakat dan calon pelaku UMKM, Kedai Bintang memberikan pelajaran penting bahwa usaha kecil bisa tumbuh besar jika memahami pasar, berani berinovasi, dan memaksimalkan potensi yang ada.

Di tengah persaingan kuliner, konsep sederhana namun tepat sasaran justru menjadi kekuatan utama.

Kini, Kedai Bintang tak hanya menjadi tempat nongkrong favorit warga Sumenep, tetapi juga inspirasi bahwa peluang ekonomi bisa tumbuh dari kesederhanaan.

Berita Terkait

Tak Hanya Menyehatkan, Soekarno Fun Run 2026 di Sumenep Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan Pembawa Berkah
PT Singo Pakso Jaya Abadi Buka Lowongan Admin Perempuan, Kesempatan Emas bagi Pencari Kerja di Pamekasan
Kopi Peceng Dekat Lampu Merah di Depan Dealer Honda Sinar Baru Sumenep Tak Ada Duanya
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Achsanul Qosasi: Saatnya Madura Punya Kedaulatan Ekonomi Lewat KEK Tembakau
Kabar Gembira! CV Ayunda Permata Sejahtera Buka Pintu Karier, Cari Sosok Profesional untuk Posisi Resepsionis
Istri Abang Becak Ini Tak Menyerah pada Keadaan, Rujak Ibu Sofia di Depan RSUD Sumenep Kini Jadi Langganan Banyak Orang
Masakan di Arinna Resto Sumenep Bikin Nagih

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:53 WIB

Tak Hanya Menyehatkan, Soekarno Fun Run 2026 di Sumenep Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan Pembawa Berkah

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:37 WIB

PT Singo Pakso Jaya Abadi Buka Lowongan Admin Perempuan, Kesempatan Emas bagi Pencari Kerja di Pamekasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:10 WIB

Kopi Peceng Dekat Lampu Merah di Depan Dealer Honda Sinar Baru Sumenep Tak Ada Duanya

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:52 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:37 WIB

Achsanul Qosasi: Saatnya Madura Punya Kedaulatan Ekonomi Lewat KEK Tembakau

Berita Terbaru