Momentum Hari Desa Nasional, PKDI Madura Raya Kobarkan Semangat Desa Mandiri

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertemuan PKDI Jawa Timur di Gresik, menegaskan soliditas kepala desa Madura Raya dalam memperjuangkan desa mandiri dan berdaulat.

Suasana pertemuan PKDI Jawa Timur di Gresik, menegaskan soliditas kepala desa Madura Raya dalam memperjuangkan desa mandiri dan berdaulat.

GRESIK – Gresik menjadi saksi bergeloranya semangat persatuan desa. Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Madura Raya tampil dengan barisan penuh keyakinan dalam pertemuan PKDI tingkat Provinsi Jawa Timur yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 PKDI, Kamis, 15 Januari 2026.

Momentum ini bukan sekadar perayaan, melainkan penanda kebangkitan kekuatan desa yang selama ini kerap diposisikan di pinggir arena pembangunan.

Pertemuan akbar tersebut mempertemukan Ketua PKDI Provinsi Jawa Timur, jajaran pengurus, serta ratusan kepala desa dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur. Suasana forum mengental dengan semangat konsolidasi dan perlawanan terhadap pola lama pembangunan yang menempatkan desa hanya sebagai objek, bukan subjek perubahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran para pejabat tinggi daerah semakin mempertegas bobot acara. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Batu Nurochman, S.H., M.H., serta Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif hadir memberi legitimasi dan dukungan moril. Pesannya jelas: desa adalah fondasi utama Jawa Timur, bukan sekadar pelengkap kebijakan dari balik meja birokrasi.

Ketua PKDI Madura Raya, Moch. Wijdan, tampil lantang menyuarakan sikap organisasi. Ia menegaskan bahwa pertemuan PKDI Jawa Timur adalah momentum strategis untuk menguatkan barisan dan menyatukan arah perjuangan desa di tingkat regional.

“Ini bukan acara seremonial namun konsolidasi kekuatan desa. Hari Desa Nasional harus menjadi pengingat bahwa desa adalah pusat kehidupan, pusat ekonomi, dan pusat masa depan bangsa,” tegas Moch. Wijdan .

Tokoh berpengaruh Madura Raya yang juga Kepala Desa Ketapang Daya, Kabupaten Sampang, itu menekankan bahwa PKDI Madura Raya menolak ketergantungan total pada dana pemerintah. Menurutnya, desa harus berani melompat dari zona nyaman dan mengoptimalkan potensi lokal sebagai sumber kekuatan baru.

“Kalau desa hanya menunggu anggaran, maka desa akan jalan di tempat. PKDI Madura Raya memilih bergerak, mandiri, dan berdaulat. Kami ingin membuktikan bahwa desa bisa membangun dengan kekuatannya sendiri,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tanpa soliditas, desa akan terus menjadi penonton. Namun dengan persatuan, kepala desa dapat menjelma menjadi aktor utama perubahan sosial dan ekonomi.

Pertemuan PKDI Jawa Timur ini diharapkan menjadi titik balik sejarah pergerakan desa. Dari Gresik, suara desa Madura Raya menggema keras dan tak terbendung: desa bersatu, desa berdaulat, dan desa bangkit menjadi fondasi kokoh pembangunan bangsa.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB