Banjir di Jalur Rel Pekalongan, KAI Daop 4 Batalkan dan Alihkan Sejumlah Perjalanan Kereta

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Gangguan operasional kereta api kembali terjadi akibat genangan air di wilayah Pekalongan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang membatalkan sejumlah perjalanan KA pada Minggu (18/1/2026) demi menjaga keselamatan perjalanan.

Genangan air terpantau merendam jalur rel di petak Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, tepatnya di Km 88+6/7. Ketinggian air mulai meningkat sejak Sabtu malam (17/1) sekitar pukul 21.59 WIB.

Hingga Minggu pagi, air masih menutupi kepala rel dengan ketinggian lebih dari 10 sentimeter, meskipun tren genangan mulai berangsur surut sejak dini hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pembatalan perjalanan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko keselamatan.

Menurutnya, operasional kereta api tidak dapat dipaksakan apabila kondisi lintasan belum sepenuhnya aman.

“Kami menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Selama kondisi jalur masih tergenang, perjalanan kereta api belum dapat dioperasikan secara normal,” jelas Luqman.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan di lapangan tidak menemukan kerusakan konstruksi rel maupun gogosan. Aliran air di sekitar lintasan juga terpantau stabil, dengan kondisi cuaca saat ini cenderung mendung.

Sejumlah kereta api yang dibatalkan antara lain KA Kaligung, Kamandaka, Argo Sindoro, Argo Muria, Menoreh, Tawangjaya Premium, Ambarawa Ekspres, dan Tegal Bahari.

Selain pembatalan, KAI Daop 4 Semarang juga menerapkan rekayasa pola operasi memutar untuk beberapa perjalanan KA, baik bernomor ganjil maupun genap.

Kereta api yang dialihkan rutenya akan melalui jalur alternatif seperti Semarang Tawang, Brumbung, Gundih, Solo Balapan, Kroya, hingga Cirebon atau Tegal, menyesuaikan arah perjalanan masing-masing KA.

KAI Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar jalur rel dapat segera difungsikan kembali. Informasi terbaru akan disampaikan secara berkala kepada pelanggan melalui kanal resmi KAI.

“Kami mohon pengertian dan kesabaran para pelanggan atas kondisi ini. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik meski di tengah keterbatasan akibat faktor alam,” tutup Luqman.

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN
Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa
Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak
Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi
Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru
Tamansari Bersholawat! Parade Istimewa LASQI Kabupaten Bogor, 8 Desa Unjuk Bakat, Qasidah Nurul Hidayah Raih Juara Pertama
Komitmen Sosial Kemanusiaan, Yakuza Maneges S&S Salurkan Air Bersih untuk 300 Warga Nyemoh Timur Semarang
Sinergi Humanis di Jalur Samsat Kraksaan: Saat Ketertiban dan Pajak Dikemas Tanpa Sekat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB