Mampukah Faruk Hanafi Mempercepat Laju Mesin Pariwisata Sumenep?

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moh. Iksan (kiri), kepala dinas lama yang meninggalkan jejak impresif capaian pariwisata, Faruk Hanafi (kanan), sosok baru yang kini memikul harapan dan tantangan besar sektor pariwisata Sumenep.

Moh. Iksan (kiri), kepala dinas lama yang meninggalkan jejak impresif capaian pariwisata, Faruk Hanafi (kanan), sosok baru yang kini memikul harapan dan tantangan besar sektor pariwisata Sumenep.

SUMENEP – Senin, 19/1/2025- Pelantikan Faruk Hanafi S.Sos., M.Si sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep pada Januari 2026 menandai babak baru pengelolaan sektor strategis daerah. Namun di balik seremoni mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, pertanyaan besar mengemuka, mampukah Faruk Hanafi memimpin Disbudporapar sesuai dengan kompetensinya?

Faruk Hanafi ditunjuk menggantikan Moh. Iksan yang berpindah tugas ke Dinas Pendidikan. Penunjukan ini diharapkan membawa penyegaran organisasi, meningkatkan prestasi olahraga, serta mendorong akselerasi pengembangan pariwisata sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menaruh harapan agar Faruk Hanafi mampu meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat pembinaan olahraga. Namun keraguan publik tak terelakkan, mengingat latar belakang Faruk Hanafi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep, yang selama ini identik dengan pengelolaan fiskal, bukan sektor pariwisata dan kebudayaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data sektor pariwisata Sumenep sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai 1,91 juta orang, sementara PAD pariwisata menembus Rp1,50 miliar.

Pendapatan tersebut bersumber dari tiga destinasi utama milik pemerintah daerah, yakni Pantai Lombang, Pantai Slopeng, dan Museum Keraton Sumenep. Selain itu, sejumlah destinasi unggulan seperti Gili Labak, Gili Iyang, Bukit Tawaf, dan Pantai Sembilan terus menjadi magnet kunjungan, meski masih membutuhkan penguatan sarana dan prasarana.

Memasuki 2026, Pemerintah Kabupaten Sumenep memasang target ambisius 2 juta kunjungan wisatawan, dengan menyiapkan sekitar 110 agenda pariwisata yang diperkuat menjadi 123 event sepanjang tahun, tersebar di daratan dan kepulauan.

Tantangan kian berat karena anggaran Disbudporapar justru mengalami penurunan signifikan. Jika pada 2025 dialokasikan Rp25,9 miliar, maka pada 2026 anggaran menyusut menjadi Rp16,8 miliar. Kondisi ini menuntut kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu membangun kolaborasi lintas sektor.

Aktivis Madura, Hasan Basri, menyatakan keraguannya terhadap kemampuan Faruk Hanafi untuk langsung menyamai capaian sebelumnya.

“Disbudporapar membutuhkan pemimpin dengan visi kuat dan keberanian berinovasi. Ini bukan sektor yang bisa digerakkan dengan pendekatan administratif semata. Pertanyaannya sederhana. Mampukah Faruk Hanafi mempercepat laju mesin Pariwisata Sumenep? ,” tegasnya.

Kendati demikian, Hasan tetap berharap Faruk Hanafi mampu membuktikan diri.

“Kami berharap beliau cepat beradaptasi, membuka ruang dialog, dan merangkul pelaku wisata, seniman, pemuda, serta atlet. Jika itu dilakukan, peluang untuk membawa Disbudporapar melangkah lebih jauh masih terbuka,” pungkasnya.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB