Sosialisasi Anti Bullying di FIES Sumenep, Langkah Nyata Cegah Perundungan Sejak Dini

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi anti bullying di Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep, Jumat (30/1), yang menghadirkan narasumber dari Polres Sumenep. Kegiatan ini diikuti oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebagai upaya menanamkan nilai empati serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

Sosialisasi anti bullying di Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep, Jumat (30/1), yang menghadirkan narasumber dari Polres Sumenep. Kegiatan ini diikuti oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebagai upaya menanamkan nilai empati serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

SUMENEP – Dalam upaya mencegah dan menekan kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep bekerja sama dengan Polres Sumenep menggelar kegiatan sosialisasi anti bullying, Jumat (30/1).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan FIES Sumenep.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Polres Sumenep, yakni Aiptu Tri Lestari Rahayu, didampingi Bripka Nurmalita, S.H., serta Brigpol Ahmad Nuril Fajri. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, berbagai jenis perundungan, dampak negatif bagi korban dan pelaku, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak usia sekolah dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Aiptu Tri Lestari Rahayu menekankan pentingnya membangun sikap saling menghormati, empati, dan kepedulian antar teman. Ia juga mengajak siswa untuk berani berbicara dan melaporkan kepada guru atau orang dewasa terpercaya apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media sosial.

“Bullying bukan hanya menyakiti secara fisik, tetapi juga dapat melukai perasaan dan mental seseorang. Oleh karena itu, anak-anak harus saling menjaga, menghargai, dan tidak ragu meminta bantuan jika mengalami atau melihat tindakan perundungan,” jelasnya.

Principal FIES Sumenep, Rate Seftinindias Dwi Kumala, M.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi peran Polres Sumenep dalam memberikan edukasi kepada para siswa.

Menurutnya, sosialisasi anti bullying sangat penting sebagai bekal karakter bagi anak-anak sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa FIES Sumenep semakin memahami bahwa bullying adalah tindakan yang tidak dibenarkan dan dapat berdampak buruk, baik bagi korban maupun pelaku. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua anak,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dan edukatif. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari sesi tanya jawab hingga simulasi sederhana yang membantu mereka memahami contoh perilaku bullying dan cara menghindarinya.

Dengan adanya sosialisasi ini, FIES Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya sekolah yang positif, menjunjung tinggi nilai saling menghargai, serta menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk perundungan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran
Sovi Kurnia Dewi Sampaikan Terima Kasih, PPPK Paruh Waktu Sumenep Berharap Berlanjut ke Penuh Waktu
TAGIGA: Dari Suara Siswa, Tumbuh Budaya Qur’ani di SDN Panaongan III
Upacara Senin yang Penuh Haru di SDN Panaongan III, Guru Senior Purna Tugas Diberi Penghormatan
BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa
SDN Panaongan III Jadi Contoh Konsistensi Jalankan Perbup Bahasa Madura dalam Safari Pendidikan Sumenep
Dari Blangkon ke Buku, Agus Sugianto Tinggalkan Jejak Untuk Masa Depan SDN Panaongan III Sumenep
Kilas Nostalgia Himpun Alumni IQDA 1997–2026, IKA UIN Madura Resmi Diluncurkan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Jumat, 18 September 2026 - 13:01 WIB

Sovi Kurnia Dewi Sampaikan Terima Kasih, PPPK Paruh Waktu Sumenep Berharap Berlanjut ke Penuh Waktu

Selasa, 15 September 2026 - 21:43 WIB

TAGIGA: Dari Suara Siswa, Tumbuh Budaya Qur’ani di SDN Panaongan III

Senin, 14 September 2026 - 16:37 WIB

Upacara Senin yang Penuh Haru di SDN Panaongan III, Guru Senior Purna Tugas Diberi Penghormatan

Jumat, 11 September 2026 - 14:57 WIB

BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa

Berita Terbaru