SUMENEP — RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, rumah sakit pelat merah kebanggaan Pemerintah Kabupaten Sumenep, terus menunjukkan langkah besar menuju modernisasi pelayanan kesehatan.
Di tengah dinamika pelayanan publik, rumah sakit yang kini dipimpin Direktur dr. Erliyati, M.Kes, menghadirkan inovasi strategis: pemindahan Pusat Informasi dan Pengaduan Instalasi Peduli Pelanggan ke ruang baru yang lebih representatif dan nyaman.
Momentum ini bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, menegaskan bahwa layanan publik tidak hanya sekadar prosedur, tetapi juga pengalaman yang menghargai masyarakat. Gedung baru Pusat Pantau Rumah Sakit (PUSPA-RS) dilengkapi fasilitas digital canggih yang memungkinkan pemantauan real-time atas antrian pasien, ketersediaan kamar, jadwal dokter, hingga laporan keluhan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan sistem baru ini, semua aktivitas rumah sakit dapat dipantau secara digital tanpa harus berkeliling. Respon terhadap pasien menjadi lebih cepat dan akurat, memastikan setiap warga mendapat pelayanan yang layak,” jelas Erfin Sukayati, M.Kes, Kasi Informasi RSUD Sumenep.
Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan medis, tetapi juga menunjukkan keseriusan rumah sakit dalam memadukan inovasi teknologi dengan kearifan lokal.
Seluruh pegawai mengenakan busana adat keraton Sumenep, menciptakan harmoni antara budaya dan semangat modernisasi pelayanan publik.
Direktur RSUD, dr. Erliyati, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit untuk menjadi center of digital, sebuah pusat kendali layanan berbasis digital yang mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi.
“Ini baru langkah awal, masih banyak yang perlu dilengkapi. Tetapi dengan PUSPA-RS, RSUD Sumenep sudah berada di jalur yang tepat menuju pelayanan publik berbasis digital, yang cepat, tepat, dan nyaman untuk masyarakat,” tuturnya.
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep sebelumnya telah menorehkan prestasi dengan masuk 20 besar lembaga pelayanan publik terbaik se-Jawa Timur pada 2016. Dengan pusat informasi baru ini, rumah sakit diharapkan semakin memperkuat posisi sebagai pionir digitalisasi layanan kesehatan di Madura, sekaligus menjadi simbol dedikasi Pemkab Sumenep terhadap masyarakat.
Penulis : Redaksi







