Bupati Sumenep: Mari Bersyukur Bersama atas Capaian yang Telah Diraih

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Sabtu, 28 Februari 2026, Taman Potre Koneng berubah menjadi lautan doa dan selawat. Ribuan jamaah berkumpul untuk Sumenep Berselawat 2026, sekaligus momen refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati. Suara selawat bergema, membelai langit Sumenep, menjadi simbol syukur dan harapan yang mengalir dari hati masyarakat.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari ritual spiritual.

“Ini bukan hanya tentang cinta kepada Rasulullah SAW, tetapi juga wujud syukur atas perjalanan kepemimpinan selama satu tahun terakhir. Refleksi ini menjadi cermin bagi kami, menilai capaian, sekaligus mengevaluasi langkah untuk memajukan Sumenep,” ujarnya di tengah lautan jamaah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang diselenggarakan bersama Majelis At-Taufiq ini menjadi saksi keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat. Ribuan doa yang mengalir bukan sekadar kata-kata, tapi energi nyata yang menyalakan semangat pembangunan, penguatan moral, dan spiritual masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bersyukur atas capaian yang telah diraih. Semua ini tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, mulai alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan,” tambah Bupati Fauzi.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menekankan bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, jalan, gedung, atau infrastruktur, tetapi juga penguatan nilai religius dan moral. Kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas layanan publik menjadi prioritas yang berjalan beriringan dengan doa dan selawat yang membumbung ke langit.

Kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan: jamaah, pemerintah, dan tokoh masyarakat duduk berdampingan, menadahkan tangan, memanjatkan harapan agar Sumenep selalu diberkahi, damai, dan maju.

“Sumenep Berselawat bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah wadah mempererat ukhuwah, menguatkan kebersamaan, dan menyalakan energi positif bagi kemajuan daerah,” kata Bupati Fauzi.

Di tengah lantunan selawat dan doa ribuan hati, Pamekasan menjadi saksi bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat bukan hanya janji, tapi gerak nyata. Dari momen spiritual ini, tumbuh semangat membangun Sumenep yang lebih sejahtera, harmonis, dan penuh keberkahan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data
Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan
Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan
Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo
Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan
Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat
Dr. Naghfir Sabet Juara I Pembayar BPHTB Terbesar, Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Sumenep
Setelah Arum Manis, Mangga Duren Bawa Kabupaten Probolinggo Sabet Jajaran Lima Besar di Mango Carnival Of Indonesia 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:45 WIB

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 10:49 WIB

Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru