SUMENEP. Detikzone.id — Di tengah ancaman kekeringan yang kerap menghantui wilayah kepulauan, secercah harapan akhirnya mengalir bagi warga Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, turun langsung ke lapangan meninjau target pengeboran air bersih dan pembangunan tandon air, Kamis (05/03/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Peninjauan dilakukan untuk memastikan program penyediaan air bersih benar-benar berjalan optimal dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses air.
Program sumur bor tersebut merupakan bagian dari program unggulan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat—terutama air bersih—sebagai prioritas utama TNI Angkatan Darat di daerah rawan krisis air.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam peninjauan itu, Brigjen Antoninho didampingi Komandan Satuan Tugas TMMD ke-127 Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada. Rombongan meninjau langsung sumur bor serta tandon penampungan air yang kini menjadi tumpuan baru bagi ratusan warga Desa Kombang.
Tak hanya meninjau fisik bangunan, Dansatgas TMMD juga berdialog langsung dengan masyarakat, memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan warga.
“Sumur bor ini dirancang untuk menjangkau penerima manfaat yang luas. Total ada sekitar 1.332 kepala keluarga yang akan menikmati akses air bersih. Air dialirkan ke beberapa titik penampungan agar mudah dimanfaatkan masyarakat,” jelas Citra Persada.
Sementara itu, Brigjen Antoninho menegaskan bahwa program air bersih bukan proyek biasa, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat.
“Penyediaan air bersih adalah kebutuhan dasar. Program sumur bor ini kami harapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama, agar manfaatnya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga untuk jangka panjang,” tegasnya.
Dari sisi masyarakat, kehadiran fasilitas air bersih ini disambut dengan rasa syukur mendalam. Tokoh masyarakat Desa Kombang, H. Raziq, mengungkapkan bahwa desanya kerap dilanda kesulitan air, terutama saat musim kemarau.
“Desa Kombang ini memang sering kekurangan air. Sekarang kualitas airnya bagus, dan masyarakat benar-benar gembira. Bantuan sumur bor ini sangat kami rasakan manfaatnya,” ujarnya.
Menurut Raziq, air dari sumur bor tersebut sudah mulai mengalir dan dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.
“Airnya sudah sampai ke masyarakat. Ini sangat membantu, apalagi saat musim kemarau,” tutupnya.
Bagi warga Desa Kombang, sumur bor TMMD ke-127 bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol perubahan—dari krisis berkepanjangan menuju harapan hidup yang lebih layak.







