BALIGE – Yayasan TB Soposurung SMAN 2 Balige menggelar Tes Akademik seleksi penerimaan murid baru angkatan TB 37 pada Sabtu (7/3/2026). Sebanyak 2870 peserta mengikuti tahap awal seleksi dari total 3692 pendaftar yang telah lolos verifikasi, berasal dari 26 provinsi dan 105 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Kegiatan berlangsung di empat lokasi berbeda, yakni SMAN 1 Balige, SMAN 2 Balige, SMKN 2 Balige, dan SMPN 4 Balige. Sejak pagi, para peserta telah berdatangan ditemani orang tua atau wali, disambut dengan tertib oleh panitia pelaksana dari Asrama Yayasan TB Soposurung SMAN 2 Balige.
Kepala Asrama, Sedison Stevanus Silali, menjelaskan, seleksi tahap pertama ini merupakan lanjutan dari proses pendaftaran dan verifikasi. “Tahun ini standar nilai peserta lebih ketat dibanding tahun sebelumnya. Nilai rata-rata minimal 85, dan nilai setiap mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPA minimal 80 di setiap semester,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah Tes Akademik, peserta akan mengikuti seleksi tahap II yang mencakup psikotes, tes kesamaptaan, kesehatan, serta wawancara. Sedison menambahkan, pihaknya berharap setiap peserta yang diterima kelak menjadi “Tunas Bangsa Terbaik”, siap menjalani pembinaan di Asrama TB Soposurung Balige.
Pantauan di lapangan, suasana tes berlangsung tertib dan antusias, peserta fokus mengerjakan soal sementara panitia memastikan protokol dan prosedur berjalan sesuai standar.
Salah satu orang tua peserta, Bapak Nainggolan, mengaku mengantar putrinya yang sudah lama bercita-cita masuk ke asrama tersebut. “Yayasan TB Soposurung SMAN 2 Balige unggul tidak hanya dalam akademik, tetapi juga disiplin. Banyak alumninya yang berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri terbaik dan sekolah kedinasan seperti Akpol, Akmil, UNHAN, dan STAN,” kata Nainggolan.
Seleksi tahun ini menjadi bukti reputasi Yayasan TB Soposurung SMAN 2 Balige sebagai lembaga pendidikan unggul yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan mental peserta didik.








