Panther 2002 dan Avanza 2017 Habiskan Anggaran Besar, Sekretaris Dinas Pemkab Probolinggo: Karena Sudah Tua

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO– Alokasi anggaran pemeliharaan kendaraan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan,Keuangan dan Aset Daerah ( BPPKAD) Kabupaten Probolinggo tahun 2025 menyedot perhatian. Pasalnya, anggaran senilai Rp310.500.000 disiapkan untuk merawat 12 unit kendaraan, yang sebagian besar di antaranya merupakan armada baru.

Berdasarkan data yang dihimpun, 12 unit kendaraan tersebut pengadaan tahun 2024 terdiri dari kombinasi mobil dinas (mobdin) baru dan lama. Mobdin baru meliputi satu unit Toyota Innova Zenix untuk Kepala Badan (Kaban), serta empat unit Avanza untuk sekretaris dan tiga kepala bidang (kabid). Selain itu, terdapat enam unit sepeda motor Honda Vario 125 baru.

Sementara itu, unit lama yang masih masuk dalam daftar pemeliharaan mencakup Isuzu Panther keluaran 2002, Toyota Innova 2004, Avanza 2004, serta Avanza tahun 2017 dan beberapa unit sepeda motor lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris BPPKAD Kabupaten Probolinggo Aries Purwanto saat dikonfirmasi mengakui biaya pemeliharaan tersebut memang besar, namun berdalih hal itu wajar karena mobil yang digunakan sudah lama.

“Terkait tahunnya saya agak lupa, yang jelas mobilnya sudah lama. Ya, memang itu (panther 2002, innova 2004, Avanza 2004) yang memakan biaya besar,” katanya,Senin (16/3/2026).

Sementara itu, Dierel anggota Aliansi Madura Indonesia (AMI) Probolinggo
menilai biaya Rp310.500.000 untuk mobil tua di atas usia 20 tahun adalah bentuk pemborosan anggaran

“Ini tidak masuk akal. Biaya perbaikan Panther 2002 atau Avanza 2004 bisa-bisa hampir setara dengan harga jual mobil itu sendiri. Ini harus diaudit oleh Inspektorat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian pasti mengenai rincian kegiatan pemeliharaan (servis berat, ganti mesin, atau sekadar perawatan rutin) yang memakan dana ratusan juta rupiah tersebut.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik
Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran
Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep
Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep
Bupati Sumenep Gaungkan Semangat Bung Karno, ASN dan Karyawan BUMD Wajib Berpeci Sepanjang Juni 2026
Tunjukkan Dedikasi dan Komitmen Pelayanan, Camat Arjasa dan Kangayan serta Para Kades Serempak Apresiasi Manajer ULP PLN Kangean Sumenep
Doa untuk Sang Proklamator Satukan 2.050 Warga di Pendopo Keraton Sumenep, Bupati Fauzi: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
Doa untuk Sang Proklamator Satukan Ribuan Masyarakat di Sumenep, Semangat Bung Karno Kobarkan Nasionalisme Pemuda

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:52 WIB

RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:16 WIB

Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:36 WIB

Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:28 WIB

Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:43 WIB

Bupati Sumenep Gaungkan Semangat Bung Karno, ASN dan Karyawan BUMD Wajib Berpeci Sepanjang Juni 2026

Berita Terbaru

SOSBUD

Festival Sahabat An-Nur Meriahkan Harlah Ke-3 SDNU An-Nur

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:59 WIB