BAWEAN – Pasca 42 Penumpang tertinggal, KMP Gili Iyang kembali layani Arus Balik Bawean, pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, berlangsung lancar. Meski terjadi lonjakan penumpang, seluruh calon penumpang berhasil terangkut dalam pelayaran menuju Paciran.
Kondisi tersebut terlihat di Pelabuhan Penyeberangan Bawean, di mana antrean penumpang mulai terbentuk sejak pukul 18.00 WIB hingga malam hari. Para calon penumpang rela mengantre demi mendapatkan tiket untuk bisa naik KMP Gili Iyang yang melayani rute Bawean–Paciran.
Berdasarkan laporan keberangkatan, kapal bertolak pada pukul 23.00 WIB dengan total 246 penumpang, terdiri dari 241 penumpang dewasa dan 5 infant. Selain itu, turut diangkut sebanyak 79 unit kendaraan, dengan rincian 51 unit R2, 1 unit R3, 13 unit R4, serta 14 unit truk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun terjadi kepadatan di area pelabuhan, proses keberangkatan tetap berjalan tertib. Petugas pelabuhan dan pihak terkait sigap mengatur alur penumpang sehingga tidak terjadi penumpukan berlebihan.
Sejumlah penumpang mengaku sudah datang lebih awal untuk memastikan mendapatkan tiket, mengingat tingginya permintaan pada masa arus balik Lebaran.
Salah satu penumpang, Alwi, mengaku harus datang lebih awal agar tidak kehabisan tiket. Ia menyebut antrean sudah mulai ramai sejak sore hari, namun tetap tertib.
“Saya datang lebih awal supaya bisa dapat tiket. Memang harus antre, tapi masih teratur dan lancar,” ujarnya.
Supervisi lintas Bawean–Paciran–Gresik, Slamet Imam Mudjiono, menjelaskan bahwa pasca tidak terangkutnya 42 penumpang pada keberangkatan sebelumnya, arus balik kali ini berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang.
“Alhamdulillah penumpang terangkut semua,” ujarnya.
Menurutnya, pengaturan dan pengawasan dilakukan secara maksimal serta didukung koordinasi yang baik antarpetugas di lapangan, sehingga pelayanan kepada penumpang tetap optimal selama periode arus balik Lebaran.
Secara keseluruhan, situasi di Pelabuhan Penyeberangan Bawean terpantau kondusif, dengan keberangkatan kapal yang berjalan sesuai harapan penumpang meski dua jam tertundanya keberangkatan kapal.
Penulis : Abd Hamid







