KPK Berhasil Mengungkap Kasus Pemerasan,  Pengaku Pegawai KPK

Kamis, 25 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor- Pada Kamis, 25 Juli 2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan seseorang yang mengaku sebagai pegawai KPK dan melakukan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kronologinya dimulai saat KPK menerima laporan dari seorang pejabat di Kabupaten Bogor pada pagi hari mengenai seseorang dengan inisial YS yang mengaku sebagai pegawai KPK dan meminta sejumlah uang kepada pejabat tersebut.

KPK segera menurunkan tim penyelidik, penyidik, dan inspektorat untuk memverifikasi identitas orang tersebut. Setelah memastikan bahwa YS menerima uang dari pihak pelapor, tim KPK mengamankannya di rumah makan Mang Kabayan, Kabupaten Bogor sekitar pukul 13.30. Selanjutnya, YS dan tim KPK menuju kediamannya di perumahan Villa Bogor Indah, Kota Bogor, dan membawanya ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan klarifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil klarifikasi menyimpulkan bahwa YS bukanlah pegawai KPK dan beroperasi secara independen. Dalam operasi tersebut, KPK berhasil mengamankan 6 orang, termasuk YS, satu supir, dan empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Barang bukti yang diamankan meliputi uang tunai sebesar Rp. 300 juta, satu unit smartphone merek iPhone, dan satu unit kendaraan Porsche warna putih dengan nomor polisi B 1556 XD.

Selanjutnya, YS beserta barang bukti akan diserahkan kepada pihak kepolisian, yakni Polres Bogor, untuk proses lebih lanjut.

KPK juga menghimbau masyarakat untuk segera melapor kepada Kepolisian atau KPK jika menemui praktek serupa. KPK menegaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, mereka tidak pernah meminta imbalan berupa uang atau hal lain kepada masyarakat.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol
Pertajam Strategi Bisnis Digital, LegionTech Ikuti Pendampingan Marketing 4P di STMIK Tazkia Bogor
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:38 WIB

Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik

Berita Terbaru