Mahasiswa Teknik UTM Dibekali Mental Kerja, Muhammad Romli: IPK Tinggi Tak Cukup

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN – Menjelang gerbang kelulusan, ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura dibekali satu pesan penting: dunia kerja tidak hanya membutuhkan nilai tinggi, tetapi mental kuat dan kemampuan nyata.
Pesan itu disampaikan oleh Muhammad Romli dalam kegiatan pembekalan yudisium yang digelar pada Rabu (1/4).

Dalam forum tersebut, Romli hadir bukan sekadar memberi materi, tetapi juga menggugah pola pikir para calon wisudawan.


Ia menegaskan, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bukanlah jaminan utama kesuksesan di dunia kerja. Menurutnya, realitas industri saat ini menuntut lebih dari sekadar angka di atas kertas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPK tinggi tidak menjamin seseorang siap kerja. Dunia kerja membutuhkan keterampilan nyata, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar,” tegasnya di hadapan peserta.

Suasana pembekalan pun terasa semakin serius ketika Romli menyoroti tantangan nyata yang akan dihadapi para lulusan, mulai dari ketatnya persaingan hingga tingginya angka pengangguran.

Namun di balik tantangan itu, ia membuka harapan besar melalui sektor ekonomi kreatif yang dinilai memiliki peluang luas di era digital saat ini.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis untuk menjadi pelaku perubahan dengan memanfaatkan teknologi dan kreativitas.

“Anak muda jangan hanya berpikir bagaimana diterima kerja, tetapi bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya mengubah pola pikir dari job seeker menjadi job creator, sebagai langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi.

Pesan tersebut menjadi refleksi mendalam bagi para mahasiswa yang sebentar lagi akan meninggalkan bangku kuliah dan menghadapi realitas dunia profesional.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting untuk menyiapkan mental, membuka wawasan, dan menumbuhkan keberanian dalam menghadapi masa depan.

Dengan bekal tersebut, diharapkan para lulusan Fakultas Teknik UTM tidak hanya siap bersaing, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Dua Srikandi dan Satu Jagoan Atletik SDN Panaongan III Siap Harumkan Nama Pasongsongan di O2SN Sumenep
Paguyuban Wali Murid SDN Prancak II Sumenep Jadi Sarana Koordinasi Pendampingan Belajar Siswa
Disdik Sumenep Gelar Sosialisasi BOS 2026 di Ambunten
Detik-Detik Genting! 160 Anak Kanigaran di Ambang Kehilangan Masa Depan, Aksi Darurat Pemkot Probolinggo Digeber
Selamatkan Generasi! Sahabat ATS Jadi Senjata Pemkot Probolinggo Lawan Anak Putus Sekolah di Wiroborang
Pelaksanaan TKA 2026 di SDN Panaongan III Sumenep Berjalan Lancar, Kepala Sekolah Tinjau Langsung Kesiapan Peserta
Kembali Jadi yang Terbaik, Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Sabet Juara 1 dari 300 Peserta di Pamekasan
SDN Pasongsongan IV Wakili Kecamatan Pasongsongan di ISCO Hardiknas 2026, Siap Harumkan Nama Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:52 WIB

Dua Srikandi dan Satu Jagoan Atletik SDN Panaongan III Siap Harumkan Nama Pasongsongan di O2SN Sumenep

Selasa, 28 April 2026 - 16:34 WIB

Paguyuban Wali Murid SDN Prancak II Sumenep Jadi Sarana Koordinasi Pendampingan Belajar Siswa

Senin, 27 April 2026 - 10:04 WIB

Disdik Sumenep Gelar Sosialisasi BOS 2026 di Ambunten

Rabu, 22 April 2026 - 22:54 WIB

Detik-Detik Genting! 160 Anak Kanigaran di Ambang Kehilangan Masa Depan, Aksi Darurat Pemkot Probolinggo Digeber

Rabu, 22 April 2026 - 22:31 WIB

Selamatkan Generasi! Sahabat ATS Jadi Senjata Pemkot Probolinggo Lawan Anak Putus Sekolah di Wiroborang

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polres Sumenep Jalani Audit Kinerja 2026

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:32 WIB