Jakarta- — — Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) Partai Pelita menggelar rapat konsolidasi bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada Senin (13/4/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga selesai ini digelar di Jl. Margasatwa Raya No. 27, Pondok Labu, Jakarta Selatan, dengan dihadiri para pengurus inti partai dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebangsaan.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MPP Partai Pelita, M. Din Syamsuddin, didampingi Sekretaris Djindar Rohani. Agenda utama pertemuan meliputi pembahasan struktur kepengurusan DPP, penguatan konsolidasi internal, serta pemantapan arah gerak partai ke depan.
Dalam arahannya, M. Din Syamsuddin menyampaikan berbagai pandangan strategis berdasarkan pengalaman panjangnya di dunia organisasi dan politik nasional. Ia menyoroti dinamika partai politik di Indonesia yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berkaca dari pengalaman di berbagai organisasi dan partai politik, kita melihat masih banyak tantangan besar dalam membangun sistem politik yang sehat dan berintegritas. Oleh karena itu, Partai Pelita hadir sebagai alternatif dengan semangat kebangsaan dan nilai-nilai keagamaan,” ujar M. Din Syamsuddin dalam forum tersebut.
Ia menegaskan bahwa Partai Pelita dibangun sebagai partai berbasis agamis-nasionalis yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat lintas agama, serta memiliki komitmen kuat dalam mengakomodasi generasi muda agar lebih memahami dan terlibat aktif dalam dunia politik.
Dalam kesempatan itu, turut disampaikan visi dan misi Partai Pelita sebagai arah perjuangan organisasi, yakni mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, dengan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.
Adapun misi yang diusung meliputi penguatan kedaulatan politik dengan menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan golongan, pembangunan ekonomi mandiri yang berkeadilan berbasis potensi dalam negeri, penguatan karakter bangsa yang berbudaya dan berakhlak mulia, serta mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Lebih lanjut, M. Din Syamsuddin menyampaikan harapannya agar Partai Pelita dapat menjadi kekuatan penyeimbang dalam peta politik nasional, meskipun saat ini masih berstatus sebagai partai non-parlemen.
“Kita ingin Partai Pelita hadir sebagai partai tengah, menjadi penyeimbang, serta memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan sistem politik nasional,” tegasnya.
Selain itu, rapat juga membahas persiapan pelaksanaan SILAKNAS (Silaturrahmi Kerja Nasional) Partai Pelita yang akan digelar dalam waktu dekat. Seluruh jajaran pengurus DPP diminta untuk segera melakukan langkah-langkah konsolidasi dan koordinasi guna menyukseskan agenda tersebut.
Dalam arahannya, M. Din Syamsuddin juga menekankan sebagai partai alternatif yang kredibel. Dengan demikian, Partai Pelita diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran politiknya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Pelita, Lukman Malanuang, dalam pemaparannya menyampaikan perkembangan terkini terkait konsolidasi struktur partai di daerah. Ia mengungkapkan bahwa pembentukan kepengurusan di tingkat DPW dan DPD telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan rampung dalam beberapa minggu ke depan.
“Saat ini progres konsolidasi sudah hampir 90 persen. Kami optimistis dalam waktu dekat seluruh data kepengurusan akan terverifikasi dan siap untuk pengembangan lebih lanjut hingga ke tingkat akar rumput,” ujar Lukman.
Tidak hanya itu, Lukman juga menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam penguatan organisasi. Dalam rapat tersebut, tim IT Partai Pelita turut mempresentasikan sistem digital partai, termasuk pengembangan website dan sistem Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis teknologi.
Presentasi tersebut mendapat respons positif dari para peserta rapat. Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, dengan berbagai masukan konstruktif guna memperkuat sistem digital sebagai tulang punggung pengelolaan organisasi modern.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah, foto bersama, serta yel-yel khas Partai Pelita “Cahaya untuk Indonesia” yang semakin menegaskan semangat kebersamaan dan optimisme seluruh kader dalam membangun masa depan partai.
Dengan konsolidasi yang semakin solid dan arah gerak yang jelas, Partai Pelita menunjukkan keseriusannya untuk tampil sebagai kekuatan politik baru yang membawa semangat perubahan dan harapan bagi masyarakat Indonesia.
Penulis : Rahman







