Sumenep – Gelombang antusiasme besar mewarnai proses rekrutmen tenaga BLUD non ASN di RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep. Ratusan pencari kerja dari berbagai latar belakang berbondong-bondong mendaftar, menciptakan persaingan yang sangat ketat untuk memperebutkan 49 formasi tenaga kesehatan dan programmer.
Dari total 873 pelamar yang mendaftar, sebanyak 665 orang dinyatakan telah menyelesaikan proses submit dan melengkapi berkas administrasi. Namun, seleksi yang dilakukan secara cermat dan berlapis menyisakan 411 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, sementara 254 lainnya harus tersingkir karena tidak memenuhi persyaratan.
Pengumuman hasil seleksi administrasi tersebut resmi dirilis pada Senin, 20 April 2026, menjadi momen yang dinanti sekaligus menegangkan bagi para pelamar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahapan berikutnya adalah masa sanggah yang dibuka mulai 21 hingga 23 April 2026. Pada fase ini, peserta diberikan ruang untuk mengajukan keberatan apabila menemukan ketidaksesuaian dalam hasil seleksi, sebagai bagian dari komitmen transparansi proses rekrutmen.
Direktur RSUD Sumenep, dr.Erliyati, M.Kes, melalui Kepala Seksi Informasi, Erfin Sukayati, S.Sos., S.Farm., M.Kes, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara profesional, terbuka, dan bebas dari praktik pungutan liar.
“Seluruh tahapan seleksi ini kami pastikan berjalan transparan dan tidak dipungut biaya apapun,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan panitia dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Jika ada pihak yang menawarkan kelulusan dengan meminta bayaran, itu tidak benar. Kami tegaskan seleksi ini murni berdasarkan kemampuan dan kelengkapan administrasi peserta,” ujarnya.
Perempuan bercadar yang dikenal konsisten menjaga integritas pelayanan ini menekankan pentingnya kepercayaan publik terhadap proses seleksi yang berlangsung.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan jujur dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami berharap peserta tetap percaya pada proses ini, mengikuti semua tahapan dengan baik, serta terus memantau informasi resmi dari RSUD,” tambahnya.
Untuk memastikan keterbukaan informasi, panitia mengimbau peserta agar hanya mengakses pengumuman melalui kanal resmi di: https://rsudma.sumenepkab.go.id/
Di balik angka-angka tersebut, tersimpan cerita harapan dan perjuangan ratusan pelamar yang ingin mengabdikan diri di dunia kesehatan. Bagi 411 peserta yang lolos, ini adalah langkah awal menuju tahap seleksi berikutnya yang dipastikan tidak kalah ketat. Sementara bagi yang belum berhasil, hasil ini menjadi pengingat bahwa persaingan di sektor pelayanan publik kian kompetitif.
Rekrutmen ini bukan sekadar seleksi tenaga kerja, tetapi juga cerminan komitmen membangun layanan kesehatan yang profesional, bersih, dan berintegritas di Kabupaten Sumenep.
Penulis : Redaksi







