Dinas Pertanian Gandeng Paguyuban Petani Kopi Tiris Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo Yang ke 280

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO– Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo terus berupaya memperkuat sektor hilir komoditas kopi lokal. Dalam momentum perayaan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro), Dinas Pertanian merangkul paguyuban petani kopi dari Kecamatan Tiris untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa kopi asli daerah kepada masyarakat luas.

Tercatat sebanyak 11 kelompok tani yang tergabung dalam paguyuban ikut serta dalam gelaran ini. Mereka menghadirkan tiga jenis kopi unggulan, yakni Arabika, Robusta, dan Liberika, yang menjadi ciri khas perkebunan di wilayah pegunungan Tiris.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan menggandeng barista dan paguyuban ini bertujuan untuk memperkuat branding kopi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menampilkan barista bersama paguyuban dalam event ini agar masyarakat lebih mengenal kualitas kopi kita. Harapannya, selain mengangkat nama daerah, para petani bisa mendapatkan penghasilan lebih dan akses pasar yang lebih luas melalui acara ini,” ungkapnya, Selasa (21/4/2026).

Senada dengan hal tersebut, Koordinator PPL Kecamatan Tiris, Zofi Zubaidi, menyatakan bahwa keterlibatan 11 kelompok tani ini merupakan bukti kekompakan petani kopi di wilayahnya. Ia berharap ajang Harjakabpro menjadi batu loncatan bagi kelompok tani untuk naik kelas.

“Dengan adanya event ini, kami ingin kelompok tani semakin maju dan mandiri. Kami membawa tiga varietas sekaligus—Arabika, Robusta, dan Liberika—untuk menunjukkan bahwa Tiris punya potensi yang lengkap,” ujar Zofi.

Untuk menarik minat pengunjung, stand paguyuban ini menyajikan promo menarik. Sebanyak 200 porsi kopi dibagikan secara gratis kepada pengunjung, sementara 1.000 cup kopi lainnya disiapkan sebagai sarana promosi untuk mengenalkan brand kopi hasil olahan petani Tiris kepada khalayak umum.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB