Pasca Perayaan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke-280, Kondisi Alun-Alun Kraksaan Memprihatinkan, Pemkab Janji Lakukan Pemulihan

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Wajah Alun-alun Kabupaten Probolinggo tampak memprihatinkan pasca digunakan untuk perayaan Hari Jadi Kabupaten belum lama ini. Pemandangan asri yang sebelumnya didominasi warna hijau kini berubah drastis menjadi hamparan rumput kering dan kecokelatan,Senin (27/4/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan tidak hanya terjadi pada rumput. Sejumlah tanaman hias di area taman terlihat patah dan rusak, diduga terinjak-injak pengunjung saat perayaan.Sisa-sisa sampah plastik dan sampah organik masih berserakan di beberapa sudut, mengurangi estetika pusat kota tersebut.

Kondisi ini mendapat sorotan warga yang berharap alun-alun segera diperbaiki agar kembali nyaman sebagai ruang publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Feriyanto, warga setempat, menyayangkan kurangnya langkah mitigasi dari pihak penyelenggara.Terlihat banyak sampah plastik dan sisa bungkus makanan berserakan di atas rumput.

“Sampah ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi secara kimiawi dapat mencemari tanah dan menghambat pemulihan rumput,” ujar Feri

Ia juga menyoroti tidak adanya upaya proteksi dini selama acara berlangsung. “Rumput yang mati menunjukkan minimnya mitigasi, seperti penggunaan grass protector maupun pemeliharaan intensif berupa penyiraman ekstra sebelum dan selama acara. Seharusnya, pihak Pemkab melakukan pengawasan melekat,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kabupaten Probolinggo,H Ugas Irwanto memastikan penanganan segera dilakukan.

“Saat ini tim kebersihan dan pertamanan kami telah mulai melakukan pembersihan sampah secara bertahap,” ujar Sekda saat dikonfirmasi.

Terkait kondisi rumput dan tanaman yang rusak, pihak Pemkab menegaskan sudah menyiapkan langkah rehabilitasi.

“Untuk rumput yang mengering dan tanaman rusak, akan dilakukan perawatan pasca acara. Komitmen kami adalah mengembalikan fungsi alun-alun sebagai ruang publik yang asri dan nyaman dalam waktu dekat,” tuturnya.

Pihak Pemkab juga mengapresiasi perhatian masyarakat dan berterima kasih atas masukan yang diberikan untuk menjaga fasilitas publik tersebut.

Saat ini, fokus tim di lapangan adalah pembersihan sampah total, disusul dengan revitalisasi tanaman dan perawatan rumput.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

PKDI Apresiasi Program Sumenep ASRI, Siap Kolaborasi Wujudkan Desa Bersih dan Bermartabat
Bupati Fauzi Terus Gedor Program ASRI Demi Sumenep Bersih dan Bebas Kumuh
Bupati Sumenep Perkuat Desa Cinta Statistik: Data Jadi Kunci Arah Pembangunan yang Tepat dan Terukur
Disdik Sumenep Gelar Sosialisasi BOS 2026 di Ambunten
Difabel Tunanetra di Tambelangan Belum Tersentuh Bansos, Dinsos Soroti Peran Desa
Rayakan Harjakapro ke-280, Dinkes Probolinggo Gelar “Salam Sehat SAE” di Alun-Alun Kraksaan
Dominasi Satu Penyedia dalam 58 Paket Mamin Dinas PUPR Jadi Sorotan, Kadis Sebut: Sudah Sesuai Prosedur
Gerakan ASRI Sumenep Sentuh Titik Kumuh Perkotaan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:30 WIB

PKDI Apresiasi Program Sumenep ASRI, Siap Kolaborasi Wujudkan Desa Bersih dan Bermartabat

Senin, 27 April 2026 - 21:08 WIB

Bupati Fauzi Terus Gedor Program ASRI Demi Sumenep Bersih dan Bebas Kumuh

Senin, 27 April 2026 - 20:28 WIB

Bupati Sumenep Perkuat Desa Cinta Statistik: Data Jadi Kunci Arah Pembangunan yang Tepat dan Terukur

Senin, 27 April 2026 - 10:04 WIB

Disdik Sumenep Gelar Sosialisasi BOS 2026 di Ambunten

Senin, 27 April 2026 - 09:41 WIB

Pasca Perayaan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke-280, Kondisi Alun-Alun Kraksaan Memprihatinkan, Pemkab Janji Lakukan Pemulihan

Berita Terbaru