TACB Sumenep Tak Boleh Jadi Pelengkap, Ini Penegasan Bupati

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Sumenep diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap administratif, melainkan berperan strategis dalam menentukan arah kebijakan pelestarian cagar budaya di daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri pelantikan TACB di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (05/05/2026).

Menurutnya, TACB memiliki peran vital dalam memberikan rekomendasi terhadap objek yang diduga sebagai cagar budaya. Oleh karena itu, setiap kajian yang dilakukan harus bersifat objektif, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim Ahli Cagar Budaya memiliki peran penting dalam memberikan rekomendasi penetapan cagar budaya. Kajian yang dilakukan harus objektif dan ilmiah,” tegasnya.

Ia menambahkan, rekomendasi dari TACB akan menjadi acuan utama pemerintah daerah dalam menetapkan status cagar budaya, baik berupa benda, bangunan, struktur, situs, maupun kawasan yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Peran strategis tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya yang menekankan pentingnya kajian ilmiah dalam proses pelestarian.

Bupati Fauzi juga berharap TACB mampu bekerja optimal dalam mengidentifikasi potensi cagar budaya sekaligus menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah.

“TACB tidak hanya memberikan kajian teknis, tetapi juga harus aktif mengedukasi masyarakat agar ikut menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai identitas daerah,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara TACB dengan perangkat daerah lainnya, agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan nilai sejarah.

“Pembangunan tidak boleh menghapus sejarah. Keduanya harus berjalan beriringan agar Sumenep maju tanpa kehilangan jati dirinya,” tambahnya.

Adapun anggota TACB Kabupaten Sumenep yang dilantik antara lain Ibnu Hajar, Mohammad Hairil Anwar, Ja’far Shodiq, Moh. Farhan Muzammily, dan Faiq Nur Fikri.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga cagar budaya, mengingat pelestarian warisan sejarah tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah semata.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya demi generasi mendatang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga
Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door
CV Ayunda Permata Sejahtera Binaan BC Madura Terlibat dalam Pengelolaan Lahan Produktif Lapas Pamekasan, Dorong Transformasi Pembinaan Warga Binaan
Madura Maju, Madura Hijau! EV-Day 2026 Siap Guncang Sumenep
Festival Hari Santri 2026 di Sumenep Jadi Ledakan Kreativitas dan Semangat Generasi Pesantren
Parade Musik Tong-Tong di Sumenep Siap Kobarkan Semangat Budaya dan Nasionalisme
Sumenep Bangkitkan Jiwa Nasionalisme Lewat Doa untuk Sang Proklamator pada Peringatan Bulan Bung Karno

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:15 WIB

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:27 WIB

Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:05 WIB

Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:08 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Binaan BC Madura Terlibat dalam Pengelolaan Lahan Produktif Lapas Pamekasan, Dorong Transformasi Pembinaan Warga Binaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:45 WIB

Madura Maju, Madura Hijau! EV-Day 2026 Siap Guncang Sumenep

Berita Terbaru