Kokain 22 Kg dari Sumenep Musnah

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Komitmen perang terhadap narkoba kembali ditegaskan Polda Jawa Timur. Sebanyak 22,226 kilogram kokain dimusnahkan dalam aksi tegas yang digelar di depan Lobby Tribrata Mapolda Jatim, Senin (04/05/2026).

Pemusnahan barang bukti langka ini dipimpin langsung Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, serta dihadiri unsur Forkopimda, BNN, Bea Cukai, dan sejumlah instansi terkait.

Dalam keterangannya, Kapolda mengungkapkan, sejak awal tahun 2026 pihaknya telah mengungkap 2.231 kasus narkoba dengan total 2.851 tersangka. Dari ribuan kasus tersebut, polisi menyita berbagai jenis narkotika, termasuk kokain yang jumlahnya mencapai lebih dari 22 kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini temuan yang sangat jarang. Kokain tergolong mahal dan tidak umum beredar di wilayah kita, sehingga menjadi perhatian serius,” tegas Irjen Nanang.

Yang lebih mengkhawatirkan, kokain tersebut ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep—daerah yang sebelumnya tergolong rendah kasus narkoba. Fakta ini membuka tabir baru: pesisir berpotensi menjadi jalur masuk jaringan narkoba internasional.

“Ini peringatan keras. Wilayah yang terlihat aman justru bisa dimanfaatkan sebagai jalur transit narkoba dari luar negeri,” ujarnya.

Barang bukti tersebut awalnya ditemukan dengan berat kotor 27,83 kilogram, sebelum akhirnya melalui proses pembersihan menjadi 22,226 kilogram berat bersih. Hasil uji laboratorium memastikan seluruhnya positif mengandung kokain.

Sementara itu, peta kerawanan narkoba di Jawa Timur menunjukkan Kota Surabaya sebagai zona hitam dengan tingkat kerawanan tertinggi, disusul Malang dan Sidoarjo. Namun, temuan di Sumenep menjadi sinyal bahaya baru yang tak bisa diabaikan.

Kapolda Jatim menegaskan, pemusnahan ini bukan sekadar prosedur, tetapi bentuk nyata komitmen aparat dalam memutus rantai peredaran narkoba.

Ia juga mengapresiasi peran masyarakat yang cepat melaporkan temuan mencurigakan, sehingga barang bukti dapat segera diamankan sebelum beredar luas.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada. Laporkan setiap hal mencurigakan. Ini tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan generasi bangsa,” tegasnya.

Polda Jatim memastikan tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayahnya.

“Tidak ada tempat bagi narkoba di Jawa Timur. Kita lawan bersama demi masa depan generasi muda,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pastikan Kuat dan Aman, Dandim Sumenep Cek Langsung Jembatan Perintis
Tragedi Way Kanan Tak Bikin Efek Jera, Dugaan Judi Sabung Ayam di Torjunan Sampang Kembali Berlangsung Barbar
Polres Sumenep Sikat Komplotan Curanmor, 3 Orang Dibekuk Bersama 5 Motor Curian
Bukan Sekadar Tanam, Dandim Sumenep Mulai Revolusi Ekonomi Desa
Bikin Geleng-Geleng, Anggaran Pakaian Dinas Bupati dan Wabup Probolinggo Tembus Rp235 Juta
Kunjungan Senyap KPK ke Blitar, Rapat Tertutup di Kantor Bupati Dikawal Ketat
Kandang Peternakan Ayam Rp300 Juta di Sampang Jadi Kandang Hantu! Program Ketapang 2025 Diduga Gagal Total
Bantuan Budidaya Burung Puyuh Rp387 Juta di Kota Probolinggo Disorot, Spesifikasi Minim, Sertifikasi Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pastikan Kuat dan Aman, Dandim Sumenep Cek Langsung Jembatan Perintis

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:24 WIB

Tragedi Way Kanan Tak Bikin Efek Jera, Dugaan Judi Sabung Ayam di Torjunan Sampang Kembali Berlangsung Barbar

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:31 WIB

Polres Sumenep Sikat Komplotan Curanmor, 3 Orang Dibekuk Bersama 5 Motor Curian

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:15 WIB

Kokain 22 Kg dari Sumenep Musnah

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:05 WIB

Bukan Sekadar Tanam, Dandim Sumenep Mulai Revolusi Ekonomi Desa

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

DLH Sumenep Pangkas Ranting Pohon di Area Pemkab

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:30 WIB