BAWEAN, — Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana terus dilakukan oleh berbagai pihak di Pulau Bawean. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana yang digelar di Balai Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Rabu (6/5/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, Camat Tambak Mohammad Nursyamsi, Danramil 0817/18 Tambak Kapten Arh Eko Pristiyanto, Kepala Desa Sukaoneng Abdul Hayyi, Aipda Dhandit Wahyo Laksono mewakili Kapolsek Tambak, serta para peserta pelatihan.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapan aparat dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya di wilayah Kecamatan Tambak yang memiliki tingkat kerentanan tertentu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Sukaoneng, Abdul Hayyi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Ini sangat bagus sekali, karena dengan adanya kegiatan seperti ini, tim di desa bisa mengantisipasi bencana, meskipun kita tidak bisa menolak datangnya bencana,” ujarnya.
Ia menambahkan, setidaknya pemerintah desa dapat memberikan solusi dan langkah penanganan kepada warga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.
Sementara itu, Camat Tambak, Mohammad Nursyamsi, berharap peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar pengetahuan yang diperoleh bisa diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Saya harap masyarakat di wilayah Desa Sukaoneng bisa belajar dan mempraktikkan ilmu kebencanaan ini, bukan hanya hadir secara formalitas,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta membangun respons cepat dan terkoordinasi saat terjadi bencana. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat antusiasme dari para peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai.
Penulis : Abd Hamid







