SUMENEP – Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak dalam kegiatan pertemuan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) yang digelar di SDN Panaongan III pada Selasa, 12 Mei 2026. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Pengawas PAI Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Tohet, M.Pd.I, bersama para guru PAI se-Kecamatan Pasongsongan.
Agenda utama dalam kegiatan tersebut yakni membahas persiapan keberangkatan guru PAI menuju Apel Akbar Guru PAI se-Provinsi Jawa Timur yang akan dilaksanakan di Gelora Bung Tomo Surabaya pada 16 Mei 2026 mendatang. Selain itu, forum juga membahas persiapan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Pelajaran 2025-2026 bagi siswa kelas 1 hingga kelas 5.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai tuan rumah, Kepala SDN Panaongan III yang juga menjabat sebagai Sekretaris KKKS Kecamatan Pasongsongan, Agus Sugianto, menegaskan pentingnya keterlibatan para guru PAI dalam Apel Akbar tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kekompakan sesama pendidik agama Islam di Jawa Timur.

“Momentum apel akbar ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan semangat kebersamaan guru PAI se-Jawa Timur. Karena itu saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti kegiatan di Surabaya agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan maksimal.
Sementara itu, Pengawas PAI Kemenag Kabupaten Sumenep, Tohet, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak tuan rumah yang telah memfasilitasi kegiatan pertemuan KKG PAI tersebut dengan baik.
Ia juga memberikan motivasi kepada para perwakilan guru agama yang akan berangkat menghadiri Apel Akbar Guru PAI di Surabaya agar menjaga nama baik daerah serta menunjukkan semangat profesionalisme sebagai pendidik.
“Tetap jaga kekompakan, disiplin, dan semangat kebersamaan selama mengikuti kegiatan apel akbar nanti,” pesannya.
Terkait persiapan Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026, Tohet berharap seluruh guru PAI dapat menyusun soal sesuai dengan ketercapaian kurikulum di masing-masing sekolah sehingga asesmen benar-benar mampu mengukur kompetensi peserta didik secara tepat.
Ia juga mengimbau agar para guru tidak sungkan berdiskusi apabila menemui kendala dalam penyusunan perangkat asesmen.
“Jika ada kesulitan atau kendala dalam penyusunan soal maupun administrasi lainnya, jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi melalui grup WhatsApp KKG PAI yang sudah ada. Dengan komunikasi yang baik, insyaallah pelaksanaan asesmen nanti dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” tuturnya.
Pertemuan KKG PAI tersebut berlangsung hangat, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti kuatnya sinergi antar guru PAI dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Kecamatan Pasongsongan.
Penulis : Red







